LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Jokowi: Kita sudah sering rasakan goncangan ekonomi global

"Kita optimis dapat melaluinya dengan selamat," ucap Jokowi.

2015-08-14 11:13:53
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Perekonomian global kini sedang dilanda 'penyakit' yang memberi dampak hampir ke seluruh negara di dunia. Misalnya, kebijakan China mendevaluasi Yuan membuat nilai tukar beberapa negara termasuk Rupiah melemah terhadap USD. Rendahnya harga komoditi dan anjloknya harga minyak dunia juga mempengaruhi ekonomi banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo optimis Indonesia bisa melalui masa sulit seperti ini. Indonesia disebut sudah berpengalaman merasakan goncangan ekonomi global.

"Sekarang ini siklus perekonomian global maupun nasional kurang menggembirakan. Goncangan ekonomi seperti itu bukanlah yang pertama kali kita rasakan. Kita telah mengalami berulangkali. Kita optimis dapat melaluinya dengan selamat," ucap Jokowi dalam pidato menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di gedung MPR, Jakarta, Jumat (14/8).

Advertisement

Jokowi menyadari, selama ini banyak masyarakat dan pemerintah yang terjebak pada pemahaman bahwa melambatnya perekonomian global yang berdampak pada perekonomian nasional adalah masalah paling utama.

"Padahal kalau kita cermati lebih seksama, menipisnya nilai kesantunan dan tatakrama, sekali lagi, menipisnya nilai kesantunan dan tatakrama, juga berbahaya bagi kelangsungan hidup," kata Jokowi

Jokowi menyebut, menipisnya budaya saling menghargai, mengeringnya kultur tenggang rasa, baik di masyarakat maupun institusi resmi seperti lembaga penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, media, dan partai politik, menyebabkan bangsa ini terjebak pada lingkaran ego masing-masing.

Advertisement

"Hal ini tentu saja menghambat program aksi pembangunan, budaya kerja, semangat gotong royong, dan tumbuhnya karakter bangsa," tutupnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.