LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Presiden Jokowi Ingatkan Harga Barang Bakal Makin Mahal Imbas Perang Rusia-Ukraina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti ketidakpastian ekonomi dunia pasca pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Saat proses pemulihan ekonomi dunia mulai terlihat, publik global kembali dikejutkan oleh tensi geopolitik antara Rusia-Ukraina. Presiden Jokowi mengaku ruwet dengan situasi tak pasti ini.

2022-03-22 10:47:17
Inflasi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti ketidakpastian ekonomi dunia pasca pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Saat proses pemulihan ekonomi dunia mulai terlihat, publik global kembali dikejutkan oleh tensi geopolitik antara Rusia-Ukraina. Presiden Jokowi mengaku ruwet dengan situasi tak pasti ini.

"Perang yang membuat pusing semua negara. Ini akan memperdalam krisis perekonomian dunia, dan meningkatkan ketegangan politik dunia," keluh Presiden Jokowi dalam CNBC Economic Outlook 2022, Selasa (22/3).

Dia menyatakan, permasalahan tersebut jadi tantangan utama banyak negara, termasuk Indonesia. "Harga minyak naik, gas naik, bahan baku pupuk naik, dan harga gandum juga naik. Inflasi tentu saja juga semakin meningkat," ujar Presiden Jokowi.

Advertisement

Presiden Jokowi pun mengingatkan, ketidakpastian ekonomi global pada 2022 ini semakin meningkat, dengan tantangan yang semakin tinggi. Ditambah pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 2 tahun juga kini belum selesai.

"Perekenomian dunia belum pulih total. Bahkan, kelangkaan energi, kelangkaan pangan, kontainer, serta inflasi yang tinggi terjadi di banyak negara belahan dunia," sebut Presiden Jokowi.

Gejolak ekonomi ini disebutnya harus disikapi pemerintah dengan sangat hati-hati. Oleh karenanya, dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha.

Advertisement

"Dibutuhkan kebijakan yang cepat dan tepat, serta implementasi yang efektif. Yang jelas, masyarakat tidak boleh menjadi korban dari ketidakpastian global ini," tegasnya.

"Investasi yang menciptakan lapangan kerja harus terus kita tingkatkan. Dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan harus terus diupayakan," imbuh dia.

Optimistis Pertumbuhan RI 2022 Melaju

Presiden Jokowi memaparkan sejumlah kunci agar pertumbuhan ekonomi di 2022 ini bisa melaju lebih kencang. Dengan bantalan tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta pun optimistis ekonomi tahun ini bisa tumbuh lebih baik.

"Dengan fondasi-fondasi tersebut, saya meyakini kita bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita jauh lebih baik di tahun 2022 ini," kata Presiden Jokowi dalam CNBC Economic Outlook 2022, Selasa (22/3).

Kunci pertama, dia menyebutkan, program hilirisasi industri akan terus dilanjutkan dengan turunan produk lebih banyak, lebih bervariatif. Hal itu akan membuka investasi lebih besar, dan membuka lapangan kerja semakin banyak.

"Selain itu, nilai ekspor kita akan terus meningkat, terus memperbaiki balance of payment kita, dan memperkokoh fiskal serta moneter kita. Hal ini akan semakin memperkokoh fondasi perekonomian kita," ungkap Presiden Jokowi.

Kedua, pemerintah juga bakal mempercepat pengembangan ekonomi hijau. Menurut Jokowi, alam Indonesia sudah punya modal besar untuk mengembangkan ekonomi hijau yang murah.

"Listrik tenaga air, listrik tenaga bayu, listrik panas matahari, listrik tenaga bumi, sangat berlimpah di negara kita Indonesia. Kekuatan ini harus kita optimalkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di era ekonomi hijau ke depan," imbuhnya.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan komitmennya untuk membangun ibu kota negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. "Ini merupakan pekerjaan besar yang kita mulai di tahun 2022 ini. Pengembangan IKN akan jadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia, utamanya Indonesia bagian timur," ucapnya.

Pembangunan IKN Nusantara pun bakal jadi motor inovasi bagi akselerasi pembangunan ekonomi di masa depan, sekaligus membuka pintu masuk investasi.

"Saya mengajak dan mengundang para investor untuk berkontribusi dalam proses ini, ikut menjadi bagian dalam perjalanan sejarah penting bangsa, berkontribusi bagi kemajuan Indonesia dan kejayaan Nusantara," ujar Presiden Jokowi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.