Premium dihapus karena impornya mengandung kecurigaan
Menteri ESDM Sudirman Said berharap sebelum 2017 premium sudah hilang dari Indonesia.
Mulai bulan depan, PT Pertamina menghentikan penjualan Premium di SPBU yang ada di kota besar. Pemerintah mendukung penuh kebijakan ini.
Menteri ESDM Sudirman Said mengapresiasi keputusan Pertamina yang dinilai positif, selaras program pemerintah menghilangkan Premium seutuhnya pada 2017. Apalagi selama ini impor Premium mengandung banyak kecurigaan.
"Premium harus dihilangkan karena importasinya mengandung kecurigaan. Seperti ada spek khusus sehingga tidak bisa sembarangan impor," kata Sudirman saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (17/6).
Meski belum mengajukan surat resmi, Sudirman mendukung langkah Pertamina membuat bensin jenis baru yang dinamakan Petralite. BBM jenis ini memiliki oktan RON 90 atau di atas Premium.
"Ini untuk penataan impor cukup baik. Ini sangat masuk akal dan sudah dibicarakan dengan BPH Migas Kita akan ikuti syukur-syukur sebelum 2017 sudah tidak ada Premium," tutupnya.
(mdk/noe)