LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Potensi ekonomi sektor perikanan RI capai Rp 15.000 triliun

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan, saat ini masih banyak potensi perikanan beserta sub-sub bidangnya yang tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Salah satu hal yang menyebabkan hilangnya kesempatan itu karena pemerintah tidak menyiapkan kerangka acuan yang jelas.

2017-01-19 13:39:11
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan, saat ini masih banyak potensi perikanan beserta sub-sub bidangnya yang tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Sebab, banyak potensi ekonomi yang sangat besar, akibat para pelaku di lapangan dan pihak stakeholder belum fokus dalam mengelolanya.

"Sekian banyak potensi sub-bidang yang kita tidak konsen, seperti misalnya sektor perikanan, industri pengolahan hasil perikanan, dan lainnya. Padahal, potensi ekonominya itu sampai USD 1,2 triliun atau sekitar Rp 15.000 triliun. Ini angka yang lebih besar dari PDB Indonesia atau 10 kali APBN kita," ujar Setijadi di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (19/1).

Setijadi menilai, salah satu hal yang menyebabkan hilangnya kesempatan itu karena pemerintah tidak menyiapkan kerangka acuan yang jelas, terkait pengelolaan potensi perikanan beserta sub-sub bidangnya tersebut. Apalagi, pengelolaan rantai pasokan maritim dan logistik juga dinilai masih belum efisien, meskipun sudah ada program tol laut.

Advertisement

Untuk itu, dia berharap agar pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan stakeholder lainnya seperti Pelindo, bisa segera memperbaiki konsolidasi agar efisiensi terkait hal ini bisa dicapai, dengan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan yang ada.

"Kita tidak punya masterplan yang jadi acuan stakeholder. Tol laut itu saja kita tidak punya acuan bakunya. Enam trayek yang ada tidak disiapkan dulu masterplan-nya, sehingga akan jadi sulit bagi para stakeholder, pelaku, dan pihak-pihak lainnya yang terlibat," katanya.

"Apalagi dengan ribuan pelabuhan yang dikelola Pelindo, apakah kemudian jumlah pelabuhan ini bisa memberikan manfaat? Ternyata tidak juga. Penyebabnya adalah karena adanya masalah konsolidasi yang mengakibatkan terpecahnya volume, sehingga bisa mengurangi efisiensi," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Pengusaha beberkan masalah transportasi yang harus selesai di 2017
Rupiah bergerak melemah di level Rp 13.373 per USD
Mantan ketua MK: Penerapan PP 72 Tahun 2016 tidak ada masalah
Tak mau sejarah lepasnya Indosat terulang, DPR kumpulkan pakar hukum
Nilai tukar Rupiah ditutup melemah ke level Rp 13.347 per USD
Pengusaha China: Target investasi kami pertambangan di Indonesia
8 Profesi ini banyak saingan dalam pasar bebas ASEAN

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.