LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PNS daerah ini dibangunkan 2.639 rumah murah Rp 142 juta per unit

Sebanyak 2.639 unit rumah yang dikhususkan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, rencananya dibangun mulai Maret 2018. Pembangunan rumah-rumah di kawasan Sepinggan itu akan dikerjakan oleh PT Dinamika Cahaya Widya.

2018-02-17 10:00:00
Perumahan
Advertisement

Sebanyak 2.639 unit rumah yang dikhususkan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, rencananya dibangun mulai Maret 2018. Pembangunan rumah-rumah di kawasan Sepinggan itu akan dikerjakan oleh PT Dinamika Cahaya Widya.

"Ini pelaksanaan dari nota kesepahaman kami yang diteken Juni 2017," kata Direktur Utama PT Lidia dan Dandy, Suhardi Hamka, seperti dikutip dari Antara di Balikpapan, kemarin.

Untuk sementara memang hanya bagi ASN sebab sudah terikat nota kesepahaman tersebut. "Nanti setelah ini baru kami bangunkan untuk masyarakat umum," lanjut Suhardi.

Advertisement

Saat ini semua urusan perizinan sudah rampung dan lahan untuk proyek perumahan itu juga sudah siap. Namun demikian, menurut Direktur PT Dinamika Cahaya Widya Dedy Muliawan, pembangunan seluruh rumah-rumah itu akan selesai dalam waktu dua tahun.

Dengan subsidi dari program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, harga jual rumah bisa ditekan menjadi Rp 142 juta per unit dengan kualitas bangunan yang memadai.

Harga itu jauh lebih murah dibanding rumah sederhana ukuran 36 meter persegi di Kota Balikpapan yang rata-rata ditawarkan sekitar Rp 180 juta per unit. Lokasinya ada di bagian utara dan timur kota, dengan jarak dari jalan besar di pesisir bisa sampai 5 kilometer.

Advertisement

PT Lidia dan Dandy selaku pengembang perumahan terkenal dengan penjualan rumah tanpa kredit pemilikan rumah (KPR) oleh bank.

Suhardi Hamka lebih senang menjual sendiri rumah-rumah yang mereka bangun daripada menjualnya ke bank dan membiarkan bank kemudian menjual lagi kepada konsumen. "Dengan menjual langsung kami bisa memberi harga lebih murah," kata Suhardi dalam beberapa kali kesempatan.

Kawasan yang dibangun langsung oleh PT Lidia dan Dandy dengan cara tanpa KPR itu, antara lain Perumahan Batakan Asri yang habis terjual beberapa bulan. Rumah-rumah berbagai ukuran itu dijual secara kontan.

Baca juga:
BTN segera salurkan lagi KPR lewat FLPP
Mengenal konsep rusun hybrid ala Sandiaga Uno
2018, BTN target kucurkan KPR untuk 750.000 unit rumah
68 Tahun berdiri, Bank BTN gelontorkan kredit capai Rp 437 triliun
7 Tips agar efektif berburu rumah idaman di pameran properti
Dua syarat agar program satu juta rumah bergairah
Survei BI: Harga properti residensial RI tumbuh 3,5 persen di 2017

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.