PLTA beroperasi, PLN pastikan pasokan listrik Jayapura aman
Sebelumnya, Ibu Kota Provinsi Papua mengalami defisit listrik hingga 10 MW.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan pasokan listrik Jayapura kembali aman. Ini berkat beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Genyem berkapasitas 12 megawatt (MW).
"Per 28 November 2015 daya siang hari 73,3 MW, beban puncak siang 61,17 MW Untuk malam daya mampu 74,1 MW, beban puncak 71,2 MW," ujar General Manajer PLN Papua dan Papua Barat Robert Sitorus, seperti diberitakan Antara, di Jayapura, Selasa (1/12).
Kendati demikian, menurut Robert, kapasitas PLTA Genyem masih tergantung debit air. Dan, PLTA Genyem masih dalam status uji coba selama 10 hari."
Sebelumnya, Manajer PLN Jayapura Merry Law mengungkapkan, Ibu Kota Provinsi Papua mengalami defisit listrik hingga 10 MW. Ini membuat perusahaan setrum negara melakukan pemadaman bergilir.
"Untuk kondisi pasokan listrik kami dari awal November kami mengalami sedikit kendala, yaitu ada pemeliharaan unit mesin pembangkit disel kami dan juga ada gangguang tarnsmisi 70 KV untuk suplai listrik dari PLTA Genyem," ujarnya.
Untuk mengatasi itu, PLN berupaya memindahkan tiga mesin pembangkit berkapasitas total 3 MW dari Sorong. Diperkirakan, mesin tersebut sudah bisa memasok listrik Jayapura sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru.