PLN soal MRT Alami Gangguan: Pasokan Listrik dalam Kondisi Normal
Ririn menjelaskan, PLN juga sudah berkoordinasi dengan manajemen MRT terkait masalah gangguan tersebut. Hingga kini penyebab gangguan masih dalam proses investigasi internal MRT.
PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Disjaya) memberikan klasifikasi atas gangguan listrik terjadi di Kereta Ratangga atau MRT Jakarta pada Jumat (10/9) pukul 13.41 WIB. PLN memastikan gangguan tersebut bukan berasal dari sisi sistem kelistrikan perseroan.
"Pasokan listrik di sisi PLN dipastikan dalam kondisi normal," tegas SRM Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Ririn Rachmawardini kepada Merdeka.com, Jumat (10/9).
Ririn menjelaskan, PLN juga sudah berkoordinasi dengan manajemen MRT terkait masalah gangguan tersebut. Hingga kini penyebab gangguan masih dalam proses investigasi internal MRT.
Guna menjaga keandalan pasokan listrik termasuk di fasilitas umum, Ririn juga mengajak masyarakat untuk turut bersinergi melaporkan kejadian kelistrikan lewat aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini diunduh melalui Playstore atau AppStore.
"Kami menyediakan layanan pengaduan apabila terjadi keluhan dan gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile," ungkap Ririn.
Sebelumnya, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar menyampaikan, bahwa gangguan layanan operasional di area stasiun MRT Jakarta pada Jumat (10/9) pukul 13.41 WIB akibat gangguan listrik. 305 Penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.
"Pada saat gangguan listrik terjadi, sebanyak 4 rangkaian kereta masih berada di antara stasiun," ungkapnya melalui siaran pers, Jumat (10/9).
Terhadap penumpang yang pada saat itu masih berada di kereta dan stasiun, petugas segera melakukan evakuasi. Sebanyak 305 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan aman dan selamat.
"Evakuasi dilakukan ke beberapa stasiun terdekat yaitu Stasiun Lebak Bulus Grab, Stasiun Blok A, dan Stasiun Istora Mandiri," bebernya.
Sempat Tutup Stasiun
Demi keamanan dan kenyamanan penumpang, MRT Jakarta sempat melakukan penutupan sementara stasiun. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna MRT Jakarta atas gangguan operasional yang terjadi hari ini.
"Kepada pengguna jasa MRT Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas kektidaknyamanan yang ditimbulkan," ucapnya.
MRT Jakarta akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian ini. PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk senantiasa memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna.
"Saat ini kami sedang menyelidiki dan mengkaji lebih lanjut penyebab utama dari gangguan operasional yang terjadi agar tidak terjadi kembali ke depannya. Gangguan berhasil dipulihkan dan saat ini MRT Jakarta telah kembali melayani penumpang pukul 15.30 WIB," tandasnya.
(mdk/idr)