PLN Siapkan Rp865 Miliar Beri Kompensasi Pelanggan Akibat Listrik Padam 9 Jam
Direktur Bisnis Regional Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, mengaku sudah menyelesaikan hitung-hitungan terkait kompensasi yang akan diberikan kepada masyarakat akibat insiden listrik padam terjadi di wilayah Jawa Barat, DKI dan Banten pada Minggu lalu.
Direktur Bisnis Regional Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, mengaku sudah menyelesaikan hitung-hitungan terkait kompensasi yang akan diberikan kepada masyarakat akibat insiden listrik padam terjadi di wilayah Jawa Barat, DKI dan Banten pada Minggu lalu. Secara total dari jumlah pelanggan yang terdampak jumlah ganti rugi yang diberikan PLN yakni mencapai ratusan miliar Rupiah.
"Jumlah pelanggan yang terdampak yang kami hitung adalah sekitar 22 juta pelanggan di Jawa barat DKI dan Banten, dan itu sudah kami mulai hitung mengenai kompensasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kurang lebih Rp865 miliar," katanya saat ditemui di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (6/8).
"Dan insya Allah nanti kita akan langsung berikan kompensasi itu pada rekening Agustus yang dibayarkan bulan September," tambahnya.
Hariyanto menyampaikan kompensasi yang diberikan pihaknya sesuai dengan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP). Di mana, dalam hal ini tidak dihitung berdasarkan lamanya gangguan melainkan yang dikenakan TMP adalah apabila melampaui di atas 10 persen.
"Jadi begitu melampaui 10 persen kita langsung bayar kompensasinya. Jadi aturannya tidak berdasarkan lamanya padam. Tapi bila melampaui 10 persen dari TMP itu akan dibayar kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku" jelasnya.
Adapun anggaran yang akan digunakan untuk kompensasi tersebut merupakan murni dari perusahaan. Baik itu, melalui kas perseroan maupun menggunakan dana belanja modal untuk tahun ini atau capex.
Di samping itu, dia menambahkan untuk kondisi listrik di daerah yang telah berdampak sebelumnya kini sudah kembali normal. Dia berharap, kejadian ini tidak akan terulang kembali.
"PLN tetap siaga mengantisipasi segala kemungkinan listrik yang sudah menyala ini tidak terjadi gangguan berikutnya baik lokal maupun sistem yang besar yang lain," pungkasnya.
Baca juga:
Dalami Unsur Kelalaian Manusia soal Listrik Padam, Polisi Periksa 4 Saksi
Listrik PLN Padam 9 Jam jadi Peringatan untuk Indonesia
PLN: Sistem Kelistrikan DKI, Banten dan Jawa Barat Sudah Normal
Listrik Padam Berpotensi Memperparah Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III
Antisipasi Listrik Padam, Daop 6 Instruksikan Semua Stasiun Periksa Genset
Tak Dampingi Jokowi Saat Temui Dirut PLN, Menteri BUMN Sedang Naik Haji
DPR akan Panggil Plt Dirut PLN Tanya Penyebab Pemadaman Listrik