PLN NTT Percepat Pemulihan Listrik Pulau Timor, Pelanggan Kupang Kembali Normal
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT berhasil mempercepat pemulihan listrik Pulau Timor setelah pemadaman bergilir, memastikan 264 ribu pelanggan di Kupang kembali normal.
Kupang, NTT – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berhasil mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Timor. Setelah beberapa hari terakhir mengalami pemadaman bergilir, pasokan listrik bagi ratusan ribu pelanggan di Kupang kini telah kembali normal sepenuhnya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, F Eko Sulistyono, menyatakan bahwa upaya pemulihan ini menunjukkan komitmen kuat PLN. Seluruh tim bekerja keras siang dan malam untuk memastikan stabilitas pasokan energi di wilayah tersebut.
Keberhasilan ini dicapai lebih cepat dari target yang telah ditetapkan sebelumnya, memberikan angin segar bagi masyarakat Pulau Timor. PLN juga mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemadaman.
Penyebab Gangguan dan Respons Cepat PLN
Manajemen beban yang menyebabkan pemadaman bergilir beberapa hari terakhir disebabkan oleh gangguan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor Unit 1 dan PLTU Timor Unit 2. Kedua unit pembangkit ini mengalami kendala teknis yang berdampak langsung pada pasokan listrik di Pulau Timor.
Menanggapi kondisi tersebut, tim PLN segera mengambil langkah perbaikan cepat dengan melakukan koordinasi intensif. Pengerahan sumber daya secara optimal menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan gangguan ini.
Sebanyak 215 personel PLN di Kupang dikerahkan untuk merespons gangguan tersebut. Mereka bekerja tanpa henti selama 24 jam sehari guna mempercepat penormalan pasokan listrik, menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
“Meski semula diperkirakan perbaikan selesai pada 7 November 2025, pemulihan dapat diselesaikan lebih cepat dari target,” tegas Eko Sulistyono, menggambarkan efisiensi kerja timnya.
Komitmen Keandalan dan Apresiasi untuk Pelanggan
Eko Sulistyono menegaskan bahwa hingga saat ini, seluruh sistem kelistrikan di Kupang telah berhasil pulih sepenuhnya. Meskipun demikian, personel PLN tetap bersiaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, terutama pada sektor-sektor vital.
Sektor-sektor seperti rumah sakit, fasilitas pemerintahan, pusat komunikasi, hingga pusat-pusat pelayanan publik menjadi prioritas utama dalam pemantauan keandalan pasokan listrik. Hal ini untuk menjamin operasional layanan publik tidak terganggu.
PLN terus melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan di masa mendatang. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang stabil dan andal sebagaimana mestinya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan pelanggan, sekaligus apresiasi atas kesabaran dan pengertian seluruh masyarakat Pulau Timor selama proses pemulihan berlangsung,” sebut Eko, mengapresiasi dukungan masyarakat.
Kondisi Daya Listrik Pulau Timor Terkini
Sistem kelistrikan Pulau Timor saat ini didukung oleh sejumlah pembangkit dengan daya mampu sebesar 200 megawatt (MW). Kapasitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh wilayah Pulau Timor.
Sementara itu, beban puncak kelistrikan di Pulau Timor saat ini mencapai 131 MW. Angka ini menunjukkan konsumsi listrik tertinggi yang tercatat pada waktu-waktu tertentu.
“Dengan demikian, terdapat cadangan daya sebesar 69 MW yang memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman dan stabil,” ujar Eko. Cadangan daya ini memberikan jaminan keandalan dan stabilitas pasokan listrik bagi seluruh pelanggan di Pulau Timor.
Sumber: AntaraNews