LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PLN: 93,4% Pelanggan di NTT Kembali Nikmati Listrik Pasca Dihantam Siklon Seroja

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara Syamsul Huda melaporkan, hingga Senin, 19 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN telah berhasil memulihkan 3.686 gardu dari 4.002 gardu yang terdampak di seluruh NTT, atau sekitar 92 persen

2021-04-19 11:15:00
PLN
Advertisement

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) mencatat, mayoritas gardu listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berhasil dinyalakan kembali pasca dihantam Siklon Tropis Seroja beberapa waktu lalu.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara Syamsul Huda melaporkan, hingga Senin, 19 April 2021 pukul 08.00 WITA, PLN telah berhasil memulihkan 3.686 gardu dari 4.002 gardu yang terdampak di seluruh NTT, atau sekitar 92 persen

"Sehingga sebanyak 593.881 pelanggan atau 93,4 persen dapat menikmati listrik kembali," jelas Syamsul dalam sesi teleconference, Senin (19/4).

Advertisement

Syamsul menceritakan, peristiwa badai Seroja di Laut Sawu, NTT mencapai puncaknya pada 5 April 2021. Itu berakibat pada terjadinya cuaca ekstrem yang signifikan berupa hujan sangat lebat dan angin kencang.

Badai tersebut kemudian berdampak pada 635.979 pelanggan PLN yang mengalami pemadaman di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Pulau Adonara, Pulau Lembata, Sumba Timur, dan Pulau Alor.

Akibatnya, timbul gangguan pada 4.002 unit gardu pelanggan di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Belu, yang mengalami pemadaman akibat gangguan tower di SUTT 70 kV, tepatnya di T19 arah Maulafa-Naibonat.

Advertisement

"Sehingga praktis kurang lebih dua minggu saudara-saudara kita di 4 kabupaten tersebut mengalami gelap gulita. Kami mohon maaf, ini bukan suatu kesengajaan, tetapi karena ada musibah yang harus kita tangani bersama," ujarnya.

Penormalan Sistem

Dalam menanggulangi dampak peristiwa, Syamsul memaparkan, PLN telah melakukan penormalan sistem dimulai H+1 sampai dengan H+13. Total personil yang terlibat adalah 1.812 orang untuk seluruh NTT.

"Tim PLN bekerja siang dan malam tanpa henti dalam melakukan pemulihan kondisi kelistrikan di NTT, dengan didukung TNI, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.