LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Platform Circledoo dapat kucuran dana Rp 2,6 miliar dari MP Capital

Circledoo adalah social network dan skills sharing online platform pertama di Indonesia dan Asia guna mendorong terjadinya pertukaran keahlian dan keterampilan khususnya life skills. Targetnya adalah generasi muda.

2017-09-11 14:40:46
Digital Startup
Advertisement

Platform pertukaran keahlian Circledoo mendapatkan kucuran dana dari MP Capital sebesar USD 200.000 atau Rp 2,6 miliar. Kucuran dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal dalam pengembangan platform tersebut.

"Dana dari investor tersebut 60 persen digunakan untuk development Circledoo terutama untuk manpower atau talent. Sisanya digunakan untuk marketing," ujar Chairman Circledoo Marwoto Soebiakno dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/8).

Circledoo adalah social network dan skills sharing online platform pertama di Indonesia dan Asia guna mendorong terjadinya pertukaran keahlian dan keterampilan khususnya life skills. Targetnya adalah generasi muda.

Advertisement

Hingga saat ini sudah terdapat 22 kegiatan pertukaran keahlian yang terlaksana berkat platform tersebut. Kegiatan tersebut sudah mampu menghadirkan 150 peserta.

CEO Circledoo, Tasa Nugraza Barley mengatakan saat ini sudah terdapat 200 orang terdaftar pada platform ini yang tersebar di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Targetnya dalam satu tahun ke depan terdapat 50.000 100.000 orang dapat nikmati pendidikan informal melalui platform ini.

"Kami melihat bahwa Indonesia memiliki begitu banyak talenta-talenta hebat dan unik, yang apabila mereka dapat bertemu langsung untuk bertukar keahlian dan keterampilan maka akan terjadi peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi," jelas Tasa.

Advertisement

Dia pun menegaskan bagi orang yang ingin mengajarkan keahliannya saat ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. Namun, promosi tersebut dilakukan hingga Desember 2017.

"Tahun depan kami mulai memungut biaya administrasi. Maksimal lima persen dari biaya registrasi yang ikut pelatihan keahlian tersebut. Hal ini selaras dengan program pemerintah Revolusi Mental," katanya.

Baca juga:
Startup ini siap menggebrak pasar setelah dapatkan investasi
Begini kebiasaan belanja online dilihat dari zodiak
Indonesia gelar GMIC, 1.500 investor seluruh dunia bakal hadir
Zahir Online bikin kelola bisnis jadi mudah dan instan
PNP luluskan sembilan startup gemblengan siap bersaing

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.