Pilot Lion Air: Gaji saya hanya Rp 40 juta, pilot asing Rp 150 juta
"Kita bekerja di negara sendiri dengan kualifikasi yang sama kita digaji jauh lebih kecil dari pilot asing."
Salah satu pilot maskapai Lion Air, Capt Olive bercerita mengenai timpangnya gaji antara pilot asing dan pilot dalam negeri. Menurutnya, gaji pilot asing sangat tinggi di Indonesia sehingga menimbulkan tingkat kesejahteraan yang berbeda.
Capt Olive sudah menjadi pilot sejak 1998 silam, dan dia pertama kali bekerja di maskapai penerbangan pelat merah Merpati Nusantara Air hingga tahun 2010. Selanjutnya, dia bekerja di Batavia Air sampai 2013 dan terakhir di maskapai milik Rusdi Kirana alias Lion Air.
Menurut Olive, banyak sekali ketimpangan yang dirasakan terkait tingkat kesejahteraan antara pilot dalam negeri dan asing. Di sisi gaji pun sangat berbeda jauh, hingga fasilitas yang diberikan oleh Lion Air.
"Saya di gaji hanya Rp 40 juta per bulan, sementara pilot asing sekitar USD 10 sampai USD 11.000 (Rp 150 juta) per bulan. Kita bagian dari rakyat Indonesia hanya di gaji segitu, belum lagi fasilitas yang juga berbeda, mereka (pilot asing) dibayar menggunakan dolar, diberikan apartemen. Sangat timpang dan tidak adil," ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Dia menyayangkan, pilot dalam negeri yang bekerja di negaranya sendiri malah diberikan gaji rendah ketimbang pilot asing.
"Kita bekerja di negara sendiri dengan kualifikasi yang sama kita digaji jauh lebih kecil dari pilot asing itu yang terjadi di penerbangan," jelas dia.
Padahal, menurutnya pilot asing bekerja di Indonesia hanya menumpang pengalaman menambah jam terbang saja.
"Pilot asing yang bekerja di Lion Air yang nol pengalaman, mereka hanya mengambil keuntungan dan pengalaman jam terbang lisensinya dan setelah mendapatkan pengalaman dan lisensinya mereka pergi lagi ke negaranya, kemudian dibayar lebih tinggi di negaranya, itulah mereka," tutupnya.
Baca juga:
Kemenhub: Lion Air rekrut pilot asing karena gajinya murah
Menteri Jonan mau sulap terminal bus seperti stasiun kereta
Setahun Jokowi-JK, Menhub Jonan banggakan mengurus 237 bandara
Ingin rasakan kereta cepat, Jonan minta temannya pindah warga negara
Menteri Jonan: Kabinet Kerja sangat-sangat kompak