PGN dan PLN perpanjang kontrak pasokan gas PLTGU Muara Tawar
Kontrak lama pasokan gas berakhir pada 31 Maret 2016.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) saat ini tengah melakukan pembahasan secara intensif penyaluran gas bumi ke lokasi-lokasi pembangkit PLN. Salah satunya, pasokan gas bumi ke PLTGU Muara Tawar.
"Pembahasan tersebut antara lain adalah kelangsungan penyaluran gas ke pembangkit listrik Muara Tawar," ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup, di Jakarta, Jumat, (8/4).
Keberadaan pembangkit listrik Muara Tawar sendiri sangat penting karena menjadi salah satu sumber kelistrikan yang utama bagi sistem kelistrikan di Jawa–Bali. Heri menegaskan penyaluran gas ke pembangkit listrik Muara Tawar telah dilakukan PGN sejak 2008 dan akan terus berkelanjutan untuk mendukung program kelistrikan 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah pada 2015.
"Sehingga PGN dan PLN secara serius membahas tidak hanya mengenai keberlanjutan pasokan gas saja, termasuk juga hal-hal teknis seperti kebutuhan volume gas untuk menyesuaikan dengan pola kebutuhan pembangkit PLN yang secara tahunan kebutuhannya terus bertambah," kata Heri.
Pada awal April 2016 ini, PGN dan PLN menandatangani Kesepakatan Bersama penyaluran gas bumi ke PLTGU Muara Tawar. Adanya Kesepakatan Bersama ini dikarenakan kontrak lama pengaliran gas bumi PGN ke pembangkit listrik Muara Tawar telah berakhir pada 31 Maret 2016.
"Dengan adanya Kesepakatan Bersama ini penyaluran gas tetap dilakukan oleh PGN ke Pembangkit Listrik PLN di Muara Tawar," jelas Heri.
Heri menambahkan realisasi penyaluran gas ke pembangkit menyesuaikan dengan kebutuhan demand listrik PLN. Saat ini penyaluran gas ke pembangkit listrik Muara Tawar telah kembali ke level volume sebagaimana realisasi pada 2015.
"PGN sangat berkomitmen untuk mendukung kepentingan penyediaan listrik nasional bagi PLN termasuk dukungan penuh untuk program 35.000 MW terutama dari ketersediaan pasokan gas serta kemampuan infrastruktur yang handal," pungkas dia.
Baca juga:
Awal April, produksi minyak nasional capai 100,6 persen dari target
Produksi gas bumi lampaui 104,6 persen di kuartal I-2016
ESDM bakal fasilitasi Pertamina ikut kelola Blok Masela
Pasok pekerja Blok Masela, ESDM gandeng Kemenristek DIKTI
Lebih hemat dari elpiji, ESDM bangun 200 ribu jaringan gas 2017