LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PGN dan PLN Calon Penyerap Gas Blok Masela

Vice President Corporate Service Inpex Corporation, ‎Nico Muhyiddin mengatakan, pihaknya ‎sedang melakukan penjajakan penjualan gas dari Blok Masela. Calon konsumen yang berpotensi menyerap gas adalah PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT PLN (Persero).

2019-09-09 15:01:43
PGN
Advertisement

Vice President Corporate Service Inpex Corporation, ‎Nico Muhyiddin mengatakan, pihaknya ‎sedang melakukan penjajakan penjualan gas dari Blok Masela. Calon konsumen yang berpotensi menyerap gas adalah PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT PLN (Persero).

Saat ini, perusahaannya sedang melakukan pendekatan dengan‎ PGN dan PLN terkait kebutuhan gas ke depannya dari lapangan gas abadi di Maluku tersebut.

"Kami sudah nanya mereka butuhnya berapa, kualitasnya yang mana, tapi belum ada kontraknya," kata Nico,‎ di Jakarta, Senin (9/9).

Advertisement

Menurutnya, Inpex membuka luas peluang penyerapan gas dari dalam dan luar negeri, sebab kandungan gas yang ada di Blok Masela cukup untuk memenuhi kebutuhan. "‎Konsumen lokal atau luar tidak ada masalah," ujarnya.

Terkait dengan kemajuan proyek Masela, saat ini perusahaan migas asal Jepang tersebut ‎sedang mengerjakan proses Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) meliputi konsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan melakukan kerangka acuan.

"Kalau udah kerangka acuan, sekarang menggabungkan pendapat umum, tapi sebelum kerangka acuan, kami konsultasi ke KLH dan Dinas LH. ‎Kami mau cepat, tapi kami nggak tahu berapa lama. tapi setiap tahap ada waktunya," tutur.

Advertisement

Proyek Masela ditargetkan memproduksi gas pada 2027, dengan perkiraan produksi sekitar ekuivalen 10,5 juta ton per annum (MTPA) per tahun. Gas tersebut terbagi menjadi dua jenis yaitu 9,5 MTPA dalam bentuk gas alam cair Liquefied Natural Gas (LNG) dan 150 juta kaki kubik (mmscfd) dalam bentuk gas pipa.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Bos SKK Migas: Lapangan Gas Abadi Masela Tingkatkan Cadangan Migas RI 300 Persen
Soal Blok Masela, Jokowi Pastikan Tenaga Kerja dan Produk Indonesia Mendominasi
Menteri Jonan: Investasi Asing di Blok Masela Jadi yang Terbesar Sejak 1968
Lapangan Gas Abadi Masela Akan Berproduksi Pada 2027
Inpex Resmi Kantongi Perpanjangan Kontrak Jadi Operator Blok Masela Hingga 2055
Dapat Lampu Hijau KPK, Proyek Pengembangan Blok Masela Kembali Berjalan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.