LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Petani Keluhkan Masih Ada Kesenjangan Dalam Penentuan Harga Kelapa Sawit

Ketua Harian DPP Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) Amin Nugroho petani sawit di Indonesia masih dikelompokkan dalam dua tingkatan, yaitu petani sawit swadaya dan petani sawit bermitra. Perbedaan status itu juga menentukan harga yang diberikan.

2019-02-28 12:47:51
Petani
Advertisement

Ketua Harian DPP Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) Amin Nugroho mengatakan ada kesenjangan di dalam kelompok petani sawit. Sehingga, permasalahan harga kelapa sawit yang semakin melemah membuat petani khawatir akan nasib perdagangan komoditas ini.

Dia menjelaskan, petani sawit di Indonesia masih dikelompokkan dalam dua tingkatan, yaitu petani sawit swadaya dan petani sawit bermitra. Perbedaan status itu juga menentukan harga yang diberikan.

"Misalnya petani bermitra itu dikasih harga Rp 1.600 per kilogram, sedangkan petani swadaya selisihnya bisa mencapai Rp 400 per kilogramnya. Jadi ada kesenjangan di antara petani sawit, padahal mereka semua sama," ungkap Amin dalam Pertemuan Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia di Jakarta, Kamis (28/2).

Advertisement

Menurutnya, petani sawit swadaya kesulitan untuk bermitra dengan perusahaan swasta. Meski pernah diusahakan untuk bergabung, kebanyakan perusahaan swasta tidak mau menerima petani untuk bermitra.

"Banyak kesulitan. Ada sekitar 6 syarat. Surat tanda daftar berkebun, jenis bibit harus baik. Lalu sertifikat tanah, di kawasan hutan atau HPL. Pemupukannya juga harus baik. Itu sudah dilakukan semua tapi swasta menilai ada yang belum bisa diterima begitu saja," tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan Pertemuan Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia yang bertajuk "Sawit Indonesia Berdaulat, Bermartabat dan Berkelanjutan" bisa memberikan solusi untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Advertisement

"Pertemuan ini tentunya digelar untuk sharing informasi baik itu identifikasi masalah di perkebunan sawit, usulan solusi hingga dukungan pemerintah terhadap pengembangan perkebunan sawit," ungkap Amin.

Tercatat sekitar 400 orang petani kelapa sawit dan 22 provinsi di Indonesia mengikuti pertemuan ini. Diharapkan pertemuan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar petani kelapa sawit sekaligus dapat menambah wawasan mengenai pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pengusaha Harap Pertemuan Produsen Sawit Beri Solusi Hentikan Kampanye Hitam CPO
Di Pertemuan Produsen Sawit, Pemerintah Akan Bahas Kampanye Hitam CPO
Harga CPO Fluktuatif, Pemerintah Belum Ada Rencana Ubah PMK Pungutan Ekspor
Pemerintah Jokowi Masih Kaji Besaran Pungutan Ekspor CPO
Sumbang Devisa Negara, Kelapa Sawit Butuh Dukungan Pemerintah Daerah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.