Pesawat R80 Rencananya bakal Dibuat di Kertajati
Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Akbar Habibie mengatakan, pihaknya tengah menjajaki beberapa lokasi untuk dijadikan pabrik perakitan R80 ini. Pengembangan satu pesawat membutuhkan investasi kisaran USD 1,4 miliar.
Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Akbar Habibie mengatakan, pihaknya tengah menjajaki beberapa lokasi untuk dijadikan pabrik perakitan R80 ini. Pengembangan satu pesawat membutuhkan investasi kisaran USD 1,4 miliar.
"Rencananya kita nanti mau bangun assembling nya di kawasan Bandara Kertajati. Namun itu masih rencana, masih belum bisa kita pastikan," kata Ilham di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (9/11).
Nantinya, pihaknya akan menggunakan sistem risk and revenue sharing untuk pengembangan pesawat ini. Sistem ini memungkinkan ada beberapa perusahaan yang akan berinvestasi di R80 dengan resiko ditanggung masing-masing perusahaan. Nantinya, hasil penjualan pesawat sebagian akan diserahkan ke masing-masing investor tersebut.
"Itu hal lazim dalam industri penerbangan, sebagian besar malah seperti itu," tegasnya.
Menurut Ilham, saat ini sudah ada beberapa perusahaan luar negeri yang tengah dijajaki untuk berinvestasi di R80. Sementara untuk dalam negeri, RAI akan melibatkan PT Dirgantara Indonesia (Persero) untuk membuat sebagian partnya.
Ilham menjelaskan, memang sebelumnya pernah diadakan penggalangan dana untuk mengerjakan proyek R80 ini. Hanya saja hal itu bukan menjadi sumber investasi utama untuk pengembangan proyek R80.
"Crowdfunding itu hanya simbolis, dimana masyarakat sangat mendukung pengembangan pesawat ini. Bukan jadi sumber investasi utama," pungkas Ilham.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pesawat R80 Dirancang Mampu Angkut 100 Penumpang
Bolehkan pesawat bawa durian dalam jumlah besar di kargo?
Menhub Budi periksa kelayakan seluruh pesawat Lion Air
Tambah pesawat dari Boeing, Lion Air tunggu hasil audit Kemenhub
Menhub Budi periksa kelayakan Boeing 737 Max 8 milik Lion Air