LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perusahaan energi terbesar Amerika Serikat pecat 1.800 karyawan

PHK mewakili 10 persen dari seluruh karyawan.

2015-09-02 14:48:29
harga minyak dunia
Advertisement

Perusahaan energi terbesar di Amerika Serikat, ConocoPhilips mengungkapkan rencananya untuk mengurangi karyawan. Setidaknya, perusahaan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada 1.800 karyawan. Pengurangan karyawan terbanyak akan dilakukan di Amerika Utara, termasuk 500 orang di Houston.

Keputusan ini diambil perusahaan karena rendahnya harga minyak dunia hingga menyentuh level USD 40 per barel. Perusahaan harus melakukan efisiensi guna mengurangi beban perusahaan, termasuk memecat karyawan.

Dilansir dari CNN, murahnya harga minyak dunia karena meningkatnya pasokan global dan lemahnya permintaan. Harga minyak mentah terjun bebas dari sebelumnya berada di atas USD 100 per barel hingga ke level USD 38 per barel pada pekan lalu.

Advertisement

Harga minyak dunia masih terus bergerak sehingga sangat sulit bagi perusahaan untuk merencanakan keuangan ke depan. Banyak perusahaan energi yang telah memangkas jumlah pekerjanya.

ConocoPhilips hanya satu dari sekian banyak perusahaan minyak yang memangkas karyawannya. Antara Juni 2014 hingga April 2015, di Amerika saja telah terjadi 51.000 PHK karyawan tambang akibat merosotnya harga minyak dunia.

ConocoPhilips sendiri mengatakan PHK kali ini mewakili 10 persen dari jumlah pekerja di perusahaan. Langkah ini harus diambil agar perusahaan tetap kompetitif.

Advertisement

Sebelumnya, Royal Dutch Shell (RDSB) atau Shell juga akan memecat 6.500 karyawan pada 2015 ini. Selain itu, perusahaan minyak di Inggris, Centrica juga akan memecat 6.000 karyawan.

Pengurangan karyawan dilakukan sebagai bentuk efisiensi perusahaan dan memotong biaya berjalan. Selain itu, Centrica juga akan mengurangi produksi minyak bumi.

Selain itu, perusahaan energi asal Italia, Saipem juga berencana akan mengurangi pegawai untuk efisiensi. Saipem akan memangkas setidaknya 8.800 pekerja dalam dua tahun ke depan.

Rencana pemecatan ini diumumkan setelah perusahaan merevisi target dan prospek untuk 2015. Perusahaan dilaporkan merugi USD 800 juta karena harga minyak jauh lebih rendah dari perkiraan. Selain itu, perusahaan juga membatalkan rencana pembangunan proyek pipa South Stream.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.