Perum Peruri alami lonjakan pesanan cetak uang dari BI
Pesanan pencetakan uang kertas sebanyak 7,6 miliar bilyet dan uang logam 1,9 juta keping
Perum Peruri menerima pesanan pencetakan uang kertas sebanyak 7,6 miliar bilyet dan uang logam 1,9 juta keping dari Bank Indonesia tahun ini. Pesanan ini meningkat ketimbang tahun lalu yang hanya 5,3 miliar bilyet.
Direktur Perum Peruri Prasetio mengatakan pesanan pencetakan uang bakal meningkat dalam lima tahun mendatang.
"Artinya Bank Indonesia mengindikasikan masih dalam peningkatan karena kebutuhan akan terus meningkat," ujarnya saat buka puasa bersama, Jakarta, Kamis (3/7).
Dia menambahkan, pihaknya juga selalu berupaya memperluas jaringan pengembangan usaha, baik di dalam maupun luar negeri. Pelanggan terbaru Perum Peruri di luar negeri saat ini adalah Nepal dan Srilangka, masing-masing untuk produk dokumen sekuriti dan paspor.
"Sebelumnya Argentina dan Somalia untuk produk uang logam," jelas dia.
Selain itu, Perum Peruri juga telah meneken dokumen kerja sama dengan pemerintah Timor Leste dan Jepang. "Dalam hal pengelolaan kualitas dan kuantitas pencetakan uang, disain uang kertas, pengelolaan bencana dan penangan situasi darurat," ungkapnya.