LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi Sejak 2018, Lebih Baik Dibanding China

Kepala BPS, Margo Yuwono mengumumkan, ekonomi global secara umum pada kuartal IV-2021 memang telah menunjukkan adanya perbaikan.

2022-02-07 13:10:00
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi 5,02 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada kuartal IV 2021. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibanding negara mitra dagang utama Indonesia, semisal China dan Uni Eropa.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengumumkan, ekonomi global secara umum pada kuartal IV-2021 memang telah menunjukkan adanya perbaikan.

"Ini ditandai dengan Purchasing Managers Index (PMI) global, yang selama Oktober-Desember 2021 angkanya di atas 50. Itu menunjukkan ekonomi global naik," ujar Margo dalam sesi teleconference, Senin (7/2).

Advertisement

Laporan itu turut didukung oleh rilis dari kantor statistik di masing-masing negara mitra dagang tujuan ekspor Indonesia, semisal China, Amerika Serikat, Korea Selatan, hingga Uni Eropa.

Adapun China yang memiliki porsi 25,8 persen dari total ekspor Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi 4 persen di kuartal IV 2021, atau lebih rendah 1,02 persen dibanding Indonesia.

Secara perbandingan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,02 persen di triwulan akhir tahun lalu juga masih lebih baik ketimbang Uni Eropa dan Korea Selatan. Sebagai informasi, ekonomi Uni Eropa tumbuh 4,8 persen, sementara Korea Selatan tumbuh 4,1 persen.

Advertisement

Namun, capaian Indonesia masih di bawah beberapa negara mitra dagang lain seperti Vietnam, Singapura, dan Amerika Serikat. Vietnam mencatat angka pertumbuhan ekonomi 5,2 persen di kuartal IV 2021, sedangkan Singapura 5,9 persen, dan Negeri Paman Sam 5,5 persen.

Tertinggi Sejak 2018

Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2021 tumbuh 1,06 persen (qtq) dan 5,02 persen secara tahunan (yoy) menjadi yang tertinggi sejak tahun 2018.

"Kalau dilihat dari series panjangnya, dari tahun 2018, pertumbuhan di kuartal IV selalu menunjukkan kontraksi," kata Margo di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (7/2).

Margo merincikan, kuartal IV tahun 2018 mengalami kontraksi 1,69 persen, di tahun 2019 kontraksi 1,74 persen dan tahun 2020 kontraksi 0,40 persen. Sementara itu, pertumbuhan di tahun 2021 tumbuh 1,69 persen.

Margo menilai pertumbuhan di kuartal IV tahun 2021 disebabkan adanya pandemi Covid-19 pada kuartal III-2021. Berbagai aktivitas selama tiga bulan tersebut mengalami penurunan.

"Dilihat dari pola 2021 ini beda dengan tahun sebelumnya karena kuartal III ini covid tinggi, mobilitas terganggu," tutur Margo.

Ketika pandemi terkendali di kuartal IV-2021, maka aktivitas ekonomi meningkat. "Semua kegiatan pemerintah dan swasta, ini di kompensasi di kuartal IV menjadi tumbuh 1,06 persen," kata dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.