Pertumbuhan ekonomi RI 2017 terbaik ke-3 diantara negara G20
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan meskipun pertumbuhan ekonomi tidak mencapai target, namun secara internasional angka tersebut masih terbaik nomor tiga diantara negara G20, setelah China dan India. Ke depan pihaknya akan terus memperbaiki kebijakan sektor rill.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2017 tercatat sebesar 5,07 persen. Angka ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan target pertumbuhan 2017 sebesar 5,2 persen.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan meskipun pertumbuhan ekonomi tidak mencapai target, namun secara internasional angka tersebut masih terbaik nomor tiga diantara negara G20, setelah China dan India.
"Kalau dibandingkan secara internasional 5,1 persen itu pertumbuhan cukup tinggi. Kita tetap negara dengan PE ketiga di antara negara G20. Kita tetap nomor tiga sesudah China dan India," ujar Suahasil di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (6/2).
Suahasil mengatakan, bukan hanya pertumbuhan ekonomi, inflasi Indonesia juga cukup baik sepanjang 2017. Hal ini yang membuat lembaga penilai menempatkan Indonesia pada rating positif.
"Bukan hanya pertumbuhannya, inflasinya juga terjaga. Kemudian kebijakan fiskal juga terjaga, moneter juga terus sinergikan dengan kebijakan fiskal," jelasnya.
Suahasil menambahkan, ke depan pihaknya akan terus memperbaiki sejumlah kebijakan di sektor rill agar dapat menunjang daya saing Indonesia. "Kebijakan di sektor riil terus kita perbaiki juga dengan salah satu manifestasinya adalah dengan ranking EoDB yang meningkat ke-72. Itu karena kita melakukan deregulasi dalam perizinan, pajak dwelling time dan lain lain," jelasnya.
Baca juga:
Sri Mulyani beberkan alasan pertumbuhan ekonomi RI tak capai target
4 Fakta di balik pertumbuhan ekonomi 2017 capai 5,07 persen
2017, Menko Darmin sebut sektor perdagangan hingga telekomunikasi membaik
Pertumbuhan ekonomi RI masih didominasi Pulau Jawa dan Sumatera
Konsumsi rumah tangga penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di 2017
BPS catat pertumbuhan ekonomi Indonesia turun 1,7 persen di kuartal IV-2017
Inflasi rendah, BI optimistis pertumbuhan 2017 capai 5,1 persen