Pertimbangan waktu, Pertamina lebih pilih akusisi storage asing
Pembangunan tempat cadangan penyangga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru bakal memakan waktu lama.
PT Pertamina (Persero) lebih memilih untuk melakukan akuisisi tempat penyimpanan atau storage asing ketimbang membangun storage baru. Pertamina tengah mengkaji rencana akuisisi storage tersebut.
Vice President Corporate and Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan akusisi storage asing nantinya bakal perhatikan lokasi dan jarak. Alasannya, perusahaan pelat merah itu tidak ingin pemanfaatan storage dari luar negeri malah menambah beban biaya.
"Kami pilih lokasi yang strategis. Kita tetap buka opsi (akuisisi dari luar negeri), dan kami kaji lebih lanjut," kata Wianda di Jakarta, Jumat (25/9).
Menurut Wianda, pembangunan tempat cadangan penyangga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru bakal memakan waktu lama. Sehingga, akuisisi ini menjadi salah satu opsi ideal dengan mempertimbangkan efisiensi waktu.
Namun, kata dia, Pertamina masih menunggu penugasan dari pemerintah. Dia mengaku Pertamina siap apabila ditugaskan untuk akuisisi storage asing.
"Kita menyesuaikan dengan keinginan pemerintah. Kami siap diberi penugasan," terangnya.