Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Distribusi BBM Aceh Pasca Banjir dan Longsor
Distribusi BBM di Aceh masih dalam tahap pemulihan akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Pertamina Patra Niaga Sumbagut terus berupaya memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat terdampak melalui berbagai strategi.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengumumkan bahwa distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh masih dalam proses pemulihan. Kondisi ini terjadi menyusul bencana banjir dan longsor yang berdampak pada sejumlah titik akses jalan di provinsi tersebut. Upaya percepatan pemulihan distribusi BBM Aceh terus dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa perubahan kondisi akses jalan yang dinamis serta keterbatasan mobilitas armada menjadi faktor utama. Faktor-faktor ini mempengaruhi kecepatan distribusi BBM ke beberapa lokasi yang terdampak. Meskipun demikian, Pertamina berkomitmen untuk menjaga ketersediaan BBM di seluruh wilayah Aceh.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Pertamina Patra Niaga telah mengimplementasikan jalur distribusi alternatif. Wilayah-wilayah yang terisolasi akibat bencana tetap dilayani kebutuhan BBM-nya secara bertahap. Suplai disesuaikan dengan kondisi akses yang memungkinkan untuk dilalui oleh mobil tangki, memastikan pasokan energi esensial sampai ke tangan masyarakat.
Tantangan Akses dan Strategi Distribusi Alternatif
Bencana banjir dan longsor telah menciptakan tantangan signifikan bagi kelancaran distribusi BBM di Aceh. Beberapa armada mobil tangki bahkan sempat terjebak di ruas jalan yang tergenang atau terputus. Kondisi ini menuntut Pertamina untuk menerapkan pola distribusi yang sangat dinamis dan responsif terhadap situasi lapangan.
Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, “Langkah ini ditempuh untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat terdampak.” Armada lain yang tidak terjebak terus dimaksimalkan untuk menjaga suplai ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) prioritas. Ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam pemulihan distribusi BBM Aceh.
Pelayanan BBM di sekitar lokasi terdampak bencana tetap berjalan, bahkan melalui operasional 24 jam di SPBU yang lingkungannya memungkinkan. SPBU di kota Banda Aceh dan wilayah yang tidak terdampak banjir juga tetap beroperasi 24 jam. Hal ini guna memenuhi kebutuhan harian warga dan mendukung kelancaran pemulihan distribusi BBM Aceh secara keseluruhan.
Pertamina juga memastikan bahwa stok BBM di wilayah Aceh pada prinsipnya terpantau cukup. Suplai dari terminal BBM tetap berjalan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. “Tim suplai kami terus menyesuaikan rute dan waktu pengiriman mengikuti kondisi lapangan,” tambah Fahrougi.
Peran Masyarakat dan Koordinasi Lintas Sektor
Dalam situasi bencana seperti ini, peran serta masyarakat sangat penting untuk mendukung kelancaran pemulihan distribusi BBM Aceh. Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, yang hadir di Aceh bersama Pertamina Patra Niaga dan Tim Posko Darurat, memantau langsung kondisi penyaluran di area terdampak.
Fathul Nugroho menyampaikan, “Kami melihat langsung proses distribusi yang dilakukan bertahap menyesuaikan akses yang tersedia. Dalam kondisi bencana seperti ini, konsumsi BBM yang wajar dari masyarakat sangat membantu agar suplai dapat dibagi secara merata.” Imbauan ini bertujuan untuk menghindari penimbunan dan memastikan pemerataan pasokan.
Pertamina dan BPH Migas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau 'panic buying'. “Pola konsumsi yang terukur akan mempercepat pemulihan pelayanan BBM di Aceh,” tegas Fathul. Pembelian BBM sesuai kebutuhan harian akan sangat membantu kelancaran layanan di SPBU.
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat keamanan, serta BPH Migas. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan layanan energi tetap berjalan optimal dan pemulihan distribusi BBM Aceh dapat berlangsung secara efektif dan efisien.
Sumber: AntaraNews