LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina ogah utangi lagi pembelian avtur Merpati

Merpati kini hanya melayani pembelian avtur secara tunai dari Merpati.

2014-01-28 19:45:00
BUMN
Advertisement

PT Pertamina (Persero) menyatakan tidak akan lagi menyediakan permintaan avtur dari maskapai penerbangan Merpati Airlines jika dengan cara mengutang. Sebab, maskapai ini telah memiliki tunggakan utang avtur mencapai Rp 165 miliar kepada Pertamina.

"Utang pembayaran Avtur Merpati kepada Pertamina saat ini mencapai sekitar Rp 165 miliar sehingga mulai 15 Januari 2014, Pertamina memutuskan untuk hanya menerima pembelian tunai dari Merpati," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Selasa (28/1).

Ali mengatakan, langkah ini perlu diambil Pertamina lantaran Merpati telah dua kali melampaui batas maksimal komitmen untuk menjaga utang agar tidak semakin membengkak. Pertamina pernah memberikan ultimatum, jika utang Merpati mencapai Rp 100 miliar, maka avtur harus dibeli secara tunai.

Namun kemudian, Pertamina memberikan relaksasi batasan utang menjadi Rp 150 miliar kepada Merpati. Hal itu dilakukan mengingat perlunya pelayanan penerbangan ke kawasan timur Indonesia.

Tetapi, Merpati ternyata tidak mampu memenuhi komitmen pembayaran utang tersebut. Hal ini membuat Pertamina menilai tidak adanya upaya perbaikan pembayaran utang tersebut dari Merpati.

"Pasokan bukan dihentikan, tetapi Pertamina hanya melayani pembelian tunai, tidak lagi dengan utang baru bagi Merpati," pungkas dia.

Baca juga:
Ini pandangan JK soal kisruh merger Pertagas dan PGN
Soal ancaman, Sutan minta langsung ditanyakan ke Dirut Pertamina
Tolak beri THR, Rudi ancam adukan bos Pertamina ke menteri
SBY sudah mewanti bos Pertamina tolak beri 'THR' sejak lama
Emosional Karen Agustiawan saat Pertamina disebut 'sapi perah'

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.