Pertamina kembangkan energi terbarukan dukung kehadiran mobil listrik
PT Pertamina (Persero) akan terus mendukung program pengembangan mobil listrik yang diinisiasi oleh pemerintah dalam upaya mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satunya dengan mengembangkan penggunaan energi hijau untuk transportasi, kegiatan komersial dan rumah tangga.
PT Pertamina (Persero) akan terus mendukung program pengembangan mobil listrik yang diinisiasi oleh pemerintah dalam upaya mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).
SVP Research dan Technology Center of PT Pertamina Herutama Trikoranto mengatakan pihaknya siap untuk mengembangkan penggunaan energi hijau untuk transportasi, kegiatan komersial dan rumah tangga.
"Terkait regulasi, infrastruktur dan sebagainya perlu kita siapkan dengan baik," ujar Herutama seperti dikutip Antara, Rabu (13/12).
Mengingat Pertamina bukan perusahaan yang memegang linsensi dalam pengembangan teknologi kendaraan bermotor di Indonesia, untuk itu diperlukan kolaborasi dengan para produsen kendaraan bermotor.
"Tentu saja kolaborasi dengan auto makers itu menjadi penting khususnya dalam hal penyiapan roadmap yang disiapkan untuk penetrasi pasar seperti apa," imbuhnya.
Selain itu, Direktur Gas Pertamina Yenni Andayani mengatakan saat ini perusahaan terus mengembangkan penggunaan gas sebagai bahan bakar transportasi. Beberapa tahun ini perseroan telah mengembangkan di BBG, bahkan kini sedang mencoba LPG dan BBG.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ingin menggandeng Korea Selatan untuk memproduksi baterai lithium mobil listrik. Luhut mengatakan, hal itu dibahas dalam pertemuannya dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Taiyoung Cho.
"Dengan Korea tadi kami bicara mengenai baterai lithium untuk mobil listrik. Karena mereka leading (terdepan) soal baterai," kata Luhut di Kantornya, Kamis (23/11).
Mantan Menko Polhukam itu mengatakan, pemerintah Indonesia ingin menggalang kerja sama dengan negeri ginseng yang punya kemampuan memproduksi baterai lithium. Menurut dia, Indonesia memiliki pasokan material baterai lithium yang melimpah tetapi hingga saat ini masih melakukan impor produk tersebut.
Baca juga:
Kembangkan mobil otomatis, Honda jalin kerjasama dengan startup unicorn asal China
Pemerintah Indonesia pilih Mitsubishi untuk masuki 'Era Mobil Listrik'
Tesla kembangkan chip canggih untuk mobil otomatis, diklaim terbaik di dunia!
TX eCity, taksi bertenaga listrik pertama di Inggris
Segera diujicoba, mobil listrik diharap segera miliki payung hukum awal 2018