LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina: Indonesia menderita banyak kerugian jika bertahan di OPEC

"Karena Indonesia minta dikurangin produksinya. Masalahnya kita kan lagi impor. Ngapain malah dikurangin. Kalau kita posisinya eskportir ya tidak apa-apa lah."

2016-12-02 16:35:16
Migas
Advertisement

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang menilai, pembekuan keanggotaan Indonesia dari negara-negara pengekspor minyak atau OPEC sudah tepat. Menurutnya, Indonesia akan banyak menderita kerugian andai masih bertahan dalam keanggotaan.

Mantan Direktur Pemasaran Pertamina ini menjelaskan, dengan jumlah produksi minyak di Indonesia yang mencapai 830.000 barel per hari (bph), permintaan OPEC untuk mengurangi produksi sebesar 5 persen dinilai tidak tepat.

"Karena Indonesia minta dikurangin produksinya. Masalahnya kita kan lagi impor. Ngapain malah dikurangin. Kalau kita posisinya eskportir ya tidak apa-apa lah," ujarnya kepada merdeka.com saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/12).

Advertisement

Dia menjelaskan, jika menuruti kemauan OPEC maka negara juga akan menderita kerugian yang cukup banyak. Selain dari pengurangan pendapatan APBN, negara juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan impor minyak kembali dalam rangka menutupi kekurangan akan kebutuhan minyak dalam negeri.

"Dampaknya ke Pertamina juga tidak bagus. Lebih kepada pendapatan negara, pengurangan devisa. Dengan ikut di OPEC kita mengurangi pendapatan APBN. Pertamina jadi lebih rugi karena impor lebih banyak," pungkasnya.

Baca juga:
Menteri Rini Soemarno tambah 2 direksi baru Pertamina
DEN: Holding BUMN bukan solusi atasi masalah tata kelola energi RI
5 Fakta ini bakal buat mata dunia melirik Pertamina
Sudah salip Petronas, laba Pertamina ditarget Rini samai Chevron
PGN bisa bantu Pertamina masuk jajaran 3 perusahaan terbesar dunia

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.