Pertamina Incar 30.000 Barel Minyak Mentah Blok Cepu
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, dari seluruh produksi minyak Blok Cepu di atas 200 ribu barel per hari (bph), 180 ribu di antaranya sudah dipasok ke dalam negeri. Namun masih ada 30 ribu bph yang belum dijual ke dalam negeri.
Negosiasi untuk meningkatkan penyerapan minyak bagian Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) oleh PT Pertamina (Persero) terus dilakukan, di antaranya dengan Exxon Mobil Limmited selaku opertor Blok Cepu.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, dari seluruh produksi minyak Blok Cepu di atas 200 ribu barel per hari (bph), 180 ribu di antaranya sudah dipasok ke dalam negeri. Namun masih ada 30 ribu bph yang belum dijual ke dalam negeri.
"180-an sekian sudah ke domestik kan," kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1).
Menurut Djoko, saat ini sedang dilakukan negosiasi, agar minyak dari Blok Cepu sebanyak 30 ribu bph yang sebelumnya diekspor, dapat dibeli Pertamina untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Tinggal 30 ribu kan lagi negosiasi. Siapa bilang batal," tutur Djoko.
Penjualan minyak bagian KKKS ke Pertamina diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri yang mulai berlaku pada 5 September 2018.
Pertamina telah sepakat melakukan pembelian minyak bagian PT Chevron Pacific Indonesia dari Blok Rokan sebanyak 2,5 juta barel per bulan.
Pertamina juga telah melakukan kesepakatan dengan KKKS lainnya seperti, RH Petrogas Limited, PT SPR Langgak, PetroChina International Jabung Ltd, PT Bumi Siak Pusako, SAKA Pangkah Indonesia Ltd, PT Energi Mega Persada Tonga, Petronas Carigali Ketapang I Ltd, Husky CNOOC Madura Ltd dan PT Energi Mega Persada Tbk.
Seluruh upaya ini dapat mengurangi import minyak mentah dan kondensat sekitar 115.000 barrels per hari dan diharapkan dapat mengurangi pembelian impor menjadi 250 ribu barel per hari.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ini Penyebab PHK Mantan AMT Pertamina Oleh PT GUN
Masuk Daftar BUMN Bangkrut Prabowo, Pertamina Buka-bukaan Pencapaian Kerja 2018
Pertamina EP Bidik Kenaikan Produksi di 2019, Ini Faktor Pendorongnya
Menhub Budi Terima Usulan INACA Agar Harga Avtur Diturunkan
DPR Harap Penurunan Harga Pertamax Cs Tak Beratkan Keuangan Pertamina
Raut Edward Soeryadjaya Divonis 12 Tahun 6 Bulan Penjara