Pertamina: Dorongan pembubaran Petral lebih banyak dari Dahlan Iskan
Pertamina tidak mau mengungkit lagi masa lalu.
Polemik tudingan kekuatan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di balik gagalnya upaya Dahlan Iskan membubarkan anak usaha Pertamina yaitu PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral), semakin panas. Apalagi setelah terungkap pada 2012 Dahlan pernah menulis dan menyebut kalau dia bertemu dengan SBY membahas pembubaran Petral.
Hal ini terungkap dari tulisan Dahlan yang dilansir merdeka.com tiga tahun lalu. Dahlan pernah membahas pembubaran Petral bersama SBY dan Dirut PT pertamina saat itu Karen Agustiawan.
Ketika dikonfirmasi, Pertamina membenarkan upaya Dahlan Iskan membubarkan Petral. "Pada waktu itu memang dorongan itu lebih banyak dari Dahlan Iskan," ujar VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5).
Namun ketika dikonfirmasi soal gagalnya rencana tersebut di meja presiden saat itu, Wianda enggan berkomentar. Menurutnya, informasi itu bukan berasal dari internal perusahaannya, sehingga pihaknya merasa tak perlu menanggapi.
"Adapun informasi-informasi di luar korporasi bukan domain korporasi jawab," ucapnya.
Pertamina tidak mau mengungkit lagi masa lalu. Yang terpenting, kata dia, ke depannya tata kelola migas harus lebih baik pasca pembubaran petral.
"Intinya bahwa yang penting bagi kita melakukan tata kelola dengan baik. Jadi saya lebih bicara sekarang keputusan pembubaran sudah diambil, lalu langkah ke depannya," katanya.
(mdk/noe)