LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertamina-Wika rencana patungan bikin pabrik aspal hibrida

"Ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan aspal di dalam negeri."

2015-09-09 16:09:18
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina dan PT Wijaya Karya (Wika) sepakat bekerja sama dalam pengembangan aspal hibrida di Indonesia. Rencananya, dua perusahaan pelat merah itu bakal membangun pabrik di Cilacap.

"Ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan aspal di dalam negeri," ujar Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi saat penandatangan nota kesepahaman kerja sama dengan Wijaya Karya, Jakarta, Rabu (9/9).

Dia mengungkapkan, setiap tahun, kebutuhan aspal di Indonesia terus meningkat seiring meningginya kebutuhan infrastruktur untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Advertisement

Dari kebutuhan aspal nasional rata-rata 1,2 juta ton per tahun, Pertamina memproduksi sebanyak 300 ribu ton per tahun di Cilacap. Lewat kerja sama ini, kapasitas produksi aspal Pertamina bisa mencapai 600 ribu ton per tahun.

Sementara, Wika bisa memproduksi aspal alam sebanyak 300 ribu ton per tahun. Jika ditotal, Dua BUMN itu bisa menghasilkan 900 ribu ton aspal per tahun.

Itu setara 75 persen kebutuhan aspal nasional. Dengan demikian impor aspal bisa berkurang signifikan.

Advertisement

Bintang Perbowo, Direktur Utama Wika, meyakini kerja sama pengembangan aspal hibrida ini dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Kami memiliki potensi pengolahan aspal alam di Pulau Buton. Kami optimistis dengan kerja sama strategis ini potensi tersebut akan dapat tergarap secara optimal sehingga dapat dimanfaatkan untuk proyek-proyek infrastruktur nasional yang ditangani oleh Wika."

Dalam kesempatan sama, Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan Wika bakal tetap mendapat suntikan modal sebesar Rp 3 triliun. Meskipun perusahaan konstruksi pelat merah itu urung menggarap proyek kereta supercepat.

"Karena sejak awal penyertaan modal negara bukan untuk high speed train Jakarta-Bandung," ujarnya.

Wika bakal menggunakan suntikan modal negara itu untuk membiayai proyek tol Terbanggi Besar dan sebagian Bakauheni serta Terbanggi Besar-Kayu Agung.

Baca juga:
Serba sembilan di peresmian proyek LRT Cibubur-Jakarta
Istana: Soal kereta cepat sepenuhnya ada di tangan BUMN
19 BUMN ditargetkan masuk 2.000 perusahaan terbaik versi Forbes
Antisipasi penurunan kinerja, PGN minta stimulus pemerintah
Penyerapan anggaran kementerian BUMN lelet, ini alasan Menteri Rini

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.