LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pertama Kalinya, Transaksi Mandiri Online Kalahkan ATM

Bank Mandiri mencatat nilai transaksi ATM dan Mandiri Online pada triwulan III-2020 mencapai Rp525 triliun. Masing-masing Rp244 triliun untuk transaksi ATM, dan Rp281 triliun untuk Mandiri Online.

2020-10-26 14:04:21
Bank Mandiri
Advertisement

Bank Mandiri mencatat nilai transaksi ATM dan Mandiri Online pada triwulan III-2020 mencapai Rp525 triliun. Masing-masing Rp244 triliun untuk transaksi ATM, dan Rp281 triliun untuk Mandiri Online.

"Nilai transaksi Mandiri online mencapai Rp281 triliun di triwulan III-2020. Ini pertama kalinya melebihi transaksi ATM yang berada di Rp244 triliun," ujar Direktur IT Bank Mandiri, Rico Usthavia dalam Paparan Kinerja Bank Mandiri Triwulan III - 2020, Senin (26/10).

Sebelumnya, nilai transaksi ATM mengalami Bank Mandiri tercatat sebesar Rp234 triliun pada triwulan II-2020. Sementara untuk Mandiri Online sebesar Rp230 triliun.

Advertisement

Rico menyebutkan, pertumbuhan ini dipengaruhi pergeseran perilaku konsumen yang beralih pada sistem digital selama pandemi berlangsung. Di mana masyarakat tidak memerlukan kontak fisik, sehingga dapat turut serta menekan penyebaran covid-19.

Adapun frekuensi transaksi ATM dan Mandiri Online selama triwulan III-2020 mencapai 543 juta transaksi. Terdiri dari 301 transaksi menggunakan ATM, dan sisanya 241 transaksi menggunakan Mandiri Online.

Advertisement

Laba Anjlok

PT Bank Mandiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,028 triliun di kuartal III-2020. Angka laba ini mengalami penurunan 30,73 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp20,25 triliun.

"Sampai dengan September 2020, secara konsolidasi Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp14 triliun atau turun 30,73 persen (yoy)," ujar Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin dalam Paparan Kinerja Bank Mandiri Triwulan III - 2020, Senin (26/10).

Penurunan laba ini sejalan dengan anjloknya pendapatan operasional perusahaan sebesar 3,06 persen menjadi sebesar Rp62,97 triliun. Rinciannya, dari net interest income Rp43,38 triliun atau turun 4,27 persen, dan fee based income Rp19,58 triliun atau turun 0,26 persen.

Sementara untuk biaya operasional perseroan sebesar Rp28,32 triliun atau naik 0,42 persen secara tahunan atau yoy.

"Biaya operasional dapat dikendalikan dengan cukup baik dimana pertumbuhan hanya mencapai 0,42," kata dia.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.