Pertama kali, Sulut ekspor kayu meranti ke Italia
"Kayu meranti asal Sulut yang diekspor ke Italia sebanyak 2,8 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD 2.633," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Darwin Muksin.
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk pertama kali mengekspor kayu meranti ke Italia. Langkah ini untuk memenuhi permintaan cukup tinggi dari pembeli negara tersebut.
"Kayu meranti asal Sulut yang diekspor ke Italia sebanyak 2,8 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD 2.633," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Darwin Muksin seperti ditulis Antara Manado, Sabtu (4/11).
Dia menjelaskan, untuk mengekspor kayu ke pasar Internasional khususnya dari Provinsi Sulut berbentuk olahan bukan lagi gelondongan kayu. "Untuk ekspor kayu semuanya dalam bentuk olahan," tambahnya.
Dia mengatakan dengan adanya acara percepatan Sistem Verifikasi legalitas Kayu (SVLK) di Sulut, dapat mengurangi pencurian kayu. Melalui sistem ini produk dari kayu itu memang benar-benar legal betul, artinya bukan dari hasil curian.
Pemerintah, katanya, akan terus memfasilitasi agar semua produk unggulan Sulut bisa diekspor karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan pendapatan bagi negara.
Italia selain melakukan permintaan kayu, juga produk turunan kelapa, pala, dan hasil perikanan.
Baca juga:
Dubes AS kritik kebijakan Pemerintah Jokowi batasi impor makanan
Mendag Enggar minta All Fresh dkk tekan penjualan buah impor
Lalu lintas lobster dari Sulut meningkat pasca pemberlakuan Permen No 56 Tahun 2016
Nilai ekspor mebel Indonesia masih kalah dibanding Malaysia dan Vietnam
Nilai ekspor batubara Indonesia ke China meroket 63 persen jadi Rp 13,9 triliun