LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Persediaan AS menipis, harga minyak kembali naik

Departemen Energi AS (DoE) dalam laporan mingguannya mengatakan, persediaan minyak mentah komersial AS turun 6,2 juta barel pekan lalu, lebih besar daripada konsensus pasar untuk penurunan 3,4 juta barel.

2016-09-22 09:10:44
minyak dunia
Advertisement

Harga minyak dunia kembali naik pada Rabu (Kamis pagi WIB). Kenaikan harga didorong data pemerintah AS yang menunjukkan persediaan minyak mentah tajam pada pekan lalu.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik USD 1,29 menjadi menetap pada USD 45,34 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November naik USD 0,95 menjadi ditutup pada USD 46,83 per barel di London ICE Futures Exchange.

Advertisement

Departemen Energi AS (DoE) dalam laporan mingguannya mengatakan, persediaan minyak mentah komersial AS turun 6,2 juta barel pekan lalu, lebih besar daripada konsensus pasar untuk penurunan 3,4 juta barel. Seperti ditulis Antara, Kamis (22/9).

Tetapi, para analis berhati-hati tentang penurunan selama satu minggu tersebut, mengatakan bahwa harga masih di bawah tekanan dari persediaan global yang berlimpah.

Rusia mengungkapkan pada Rabu bahwa produksi minyaknya mencapai rekor tertinggi lebih dari 11,7 juta barel per hari pada awal bulan ini.

Advertisement

Harga minyak lebih lanjut didukung oleh pelemahan USD, yang membuat minyak dalam denominasi USD lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Nilai tukar USD terhadap mata uang utama dunia lainnya merosot setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya alias tidak berubah.

Indeks dolar, yang mengukur USD terhadap enam mata uang utama, turun 0,14 persen menjadi 95,881 pada akhir perdagangan.

Baca juga:
Jumat, Menkeu dan Luhut bakal umumkan putusan pajak eksplorasi migas
DPR minta pemerintah benahi penentuan harga gas di sektor hulu
BPK ungkap penyebab harga gas industri di RI terlalu mahal
Luhut patok cost recovery tahun depan capai USD 10,4 M
Sindiran keras bos Kadin pemerintah hobi jual SDA keluar negeri

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.