Perluas Pasar ke Daerah, Stanley Black & Decker Buka Showroom di Semarang
Showroom tersebut dibangun bersama Bintang Wistar Kencana selaku distributor resmi dari produk SBD. Showroom di Semarang merupakan showroom ke 2. Sebelumnya SBD telah membuka showroom di Surabaya.
Perusahaan penyedia perkakas, Stanley Black & Decker (SBD) memperluas jaringan untuk lebih mendekatkan kepada pelanggan. Hal ini dilakukan untuk terus berkontribusi agar ekonomi Indonesia bergerak maju. Untuk mendukung visi tersebut, SBD dan PT Bintang Wistar Kencana berkolaborasi membangun sebuah showroom yang terletak di Semarang – Jawa Tengah.
Showroom tersebut dibangun bersama Bintang Wistar Kencana selaku distributor resmi dari produk SBD. Showroom di Semarang merupakan showroom ke 2. Sebelumnya SBD telah membuka showroom di Surabaya.
Country Director Stanley Black & Decker Indonesia, King Hartono Hamidjaja menjelaskan, SBD memiliki komitmen untuk memperluas jaringan, untuk mendekatkan diri kepada para pelanggannya di Jawa Tengah, khususnya di Semarang.
"Showroom ini dibangun dalam upaya untuk memperluas pasar kami dan lebih mendekatkan kepada pelanggan, untuk lebih dekat melihat produk-produk kami khususnya di wilayah Jawa Tengah," ucap King dikutip keterangannya di Jakarta, Senin (25/3).
Di showroom anyar tersebut, juga terdapat authorized service center sehingga nantinya konsumen tidak perlu bingung untuk memperbaiki berbagai produk dari SBD jika mengalami kerusakan. Selama grand opening, SBD juga memberikan promo menarik untuk pembelian di showroom yang baru ini.
"Harapannya, konsumen tidak perlu ragu untuk membeli produk kami karena kami sudah ada di tengah-tengah mereka," jelas King.
King menegaskan, berbagai produk perkakas milik SBD sudah teruji. Harga bersaing namun memiliki standar internasional, serta melewati quality control yang ketat sehingga kualitasnya terjamin ketika digunakan konsumen. Bahkan, di beberapa kota besar, kata King, perkakas milik SBD juga sudah digunakan berbagai komunitas, antara lain komunitas-komunitas kayu. Ini membuktikan, produk SBD diterima masyarakat luas.
King menambahkan, SBD terus berinovasi untuk menjawab tantangan dari setiap industri karena produk SBD sudah digunakan dari kelas DIY, konstruksi, hingga industri otomotif.
"Ini membuktikan, produk SBD diterima masyarakat luas. Kami terus berinovasi untuk menjawab tantangan dari setiap industri karena produk SBD sudah digunakan dari kelas DIY, konstruksi, hingga industri otomotif," ungkap King.
Baca juga:
Kemenperin Dorong Santri Lulusan Pondok Pesantren Jadi Wirausaha Andal
Sambut Industri 4.0, Pameran Industri Tekstil Siap Dongkrak Investasi
Kemenperin Bina 4.720 Santri Jadi Wirausaha Baru
Airlangga Resmikan Laboratorium Uji Pelumas Surveyor Indonesia
Semen Baturaja Kantongi Pendapatan Rp 266,54 Miliar Hingga Februari 2019
Investasi Rp 14 Triliun, Perusahaan China Bangun Pabrik Semen di Kutai Timur