LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Peringkat daya saing RI naik, Menhub Budi tolak berpuas diri

Menurut Menteri Budi Karya Sumadi, salah satu faktor kenaikan daya saing Indonesia karena infrastruktur mulai memadai sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi di Indonesia. Bukan hanya itu, perbaikan infrastruktur juga dapat meningkatkan turis untuk datang ke Indonesia.

2017-09-30 15:15:13
Daya Saing Ekonomi
Advertisement

Peringkat daya saing Indonesia 2017 meningkat 5 posisi dari tahun lalu. Peringkat Indonesia saat ini berada di posisi 36. Hal ini dianggap positif oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi meski dirinya menolak berpuas diri.

"Saya bersyukur bahwasannya kita meningkat daya saing, tapi kita tidak boleh cepat berpuas diri," katanya usai menghadiri rapat Koordinasi Bidang Pariwisata Tingkat Nasional, di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9).

Menurutnya, salah satu faktor kenaikan daya saing Indonesia karena infrastruktur mulai memadai sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi di Indonesia. Bukan hanya itu, perbaikan infrastruktur juga dapat meningkatkan turis untuk datang ke Indonesia.

"Contoh (bandara) Silangit, dia beralih menjadi bandara internasional, harus mendatangkan turis yang baik. Ini era yang baik," katanya.

Seperti diketahui, dilansir dari weforum.org, Kamis (28/9), korupsi masih menjadi permasalahan terbesar dalam kemudahan berusaha di Indonesia. Diikuti oleh ketidakefisienan birokrasi, akses ke pembiayaan, serta masih rendahnya ketersediaan infrastruktur.

"Sama seperti Korea, Indonesia telah memperbaiki kinerja sejumlah aspek dasar penilaian," tulis WEF.

Peringkat Indonesia ini didorong utamanya oleh kepemilikan pasar yang besar (berada di posisi 9) dan kestabilan makro ekonomi (berada di posisi 26). Sementara, Indonesia dianggap sebagai inovator tertinggi diantara negara berkembang.

"Indonesia menduduki peringkat 31 pada aspek inovasi dan 32 pada kepuasan berbisnis."

WEF juga mencatat Indonesia masih memiliki nilai rendah pada aspek kesiapan teknologi. Kondisi ketenagakerjaan Indonesia turut menjadi sorotan salah satunya akibat rendahnya keterlibatan perempuan dalam dunia kerja.

Baca juga:
Daya saing RI naik peringkat, menperin klaim hasil pemanfaatan teknologi digital
Wapres JK belum puas pada peringkat daya saing RI meski naik posisi, ini catatannya
Peringkat daya saing naik, Sri Mulyani pede investasi segera banjiri RI
Infrastruktur jadi penghambat daya saing RI, ini tanggapan Menteri Basuki
2017, Peringkat daya saing Indonesia naik 5 posisi menjadi 36
Strategi PU-Pera genjot daya saing infrastruktur RI capai peringkat ke-40
Menteri Basuki: Penyakit di RI, semua orang ingin atur khususnya perizinan

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.