Perhatikan, ini ciri nila dan mujair terjangkit virus
Perhatikan, ini ciri nila dan mujair terjangkit virus. Penyakit itu disebabkan oleh serangan 'Orthomyxo-like' virus. Di Israel, virus tersebut diketahui menyebabkan kerusakan otak dan sistem syaraf sedangkan di Ekuador menyebabkan kerusakan hati ikan. Dampaknya akan terjadi kematian massal ikan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan para pembudidaya ikan untuk meningkatkan kewaspadaan akan penyakit 'tilapia lake virus' yang mengancam ikan jenis nila dan mujair. Baik hasil budi daya maupun perairan umum.
Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto, penyakit itu disebabkan oleh serangan 'Orthomyxo-like' virus. Di Israel, virus tersebut diketahui menyebabkan kerusakan otak dan sistem syaraf sedangkan di Ekuador menyebabkan kerusakan hati ikan.
Ciri-ciri ikan yang terserang TiLV, yaitu tubuh ikan seluruh atau sebagian besar terlihat berwarna hitam, bola mata membengkak, kornea mata menyusut dan cekung ke dalam, kulit mengalami erosi, dan jika dilihat pada bagian anatomi, rongga perut terlihat membengkak.
"Dampaknya akan terjadi kematian massal ikan. Presentase kematian ikan dalam suatu tempat budidaya akibat virus ini mencapai 80-100 persen. Di negara asal, virus ini telah menyebabkan hancurnya budi daya Tilapia yang menjadi salah satu komoditas andalan usaha bagi masyarakat setempat," ungkapnya seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (3/7).
Slamet juga mengemukakan bahwa virus itu sangat ganas sehingga pemerintah berharap pembuidaya dapat segera melaporkan kepada dinas, penyuluh atau UPT terdekat jika ada kematian massal dan tiba-tiba terhadap usaha budidaya nila atau mujair. Apalagi mengingat ikan jenis tersebut merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan budi daya.
Baca juga:
Pemerintah ingatkan potensi serangan virus pada nila dan mujair
Nelayan masih berlebaran, harga ikan naik ugal-ugalan
Menteri Susi: Jangan lupa ganti menu Lebaran dari daging dengan ikan
Bantu nelayan Lebak, Perindo bakal bangun pabrik es setelah Lebaran
Susi: Kesuksesan tak akan didapat dalam pemberantasan pencuri ikan
Susi: Cetak sejarah, sejak 2014 konsumsi ikan capai rekor tertinggi
Ini pesan penting Menteri Susi di Konferensi Laut PBB di New York