Perbanas minta pemerintah benahi perlindungan konsumen properti
"Kepercayaan para konsumen menjadi positif, sehingga bisa mendorong pertumbuhan di sektor properti."
Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) meminta pemerintah meningkatkan perlindungan konsumen properti. Mengingat, pengembang nakal masih bertebaran di Tanah Air.
"Perlindungan konsumen harus dikedepankan, karena sektor properti juga harus dibenahi terkait dengan perlindungan konsumen," kata Sekretaris Jenderal Perbanas Dani Hartono dalam seminar terkait properti, di Jakarta, Selasa (16/5).
Dengan begitu, lanjutnya, kepercayaan konsumen bisa bertambah. Pada gilirannya, hal tersebut bisa menggairahkan bisnis properti di Indonesia.
"Kepercayaan para konsumen menjadi positif, sehingga bisa mendorong pertumbuhan di sektor properti."
Di sisi lain, menurut Dani, pemerintah juga perlu membenahi regulasi guna mendukung pertumbuhan properti.
"Diperlukan banyak regulasi untuk menumbuhkan sektor ini," katanya.
"Peran semua pihak terkait perlu dioptimalkan hal ini tentu demi menumbuhkan sektor properti di Indonesia."
(mdk/yud)