LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Perang dagang, China siapkan serangan balasan dengan menaikkan 106 tarif produk AS

China mengumumkan daftar 106 produk asal Amerika Serikat yang akan dinaikkan tarif impornya. Kementerian Perdagangan China mengatakan, tarif itu dirancang untuk mengenakan tarif produk AS hingga USD 50 miliar setiap tahun. Pengenaan tarif hingga 25 persen atas impor barang AS itu termasuk kedelai, mobil, dan wiski.

2018-04-05 09:46:22
Perang dagang
Advertisement

China mengumumkan daftar 106 produk asal Amerika Serikat (AS) yang akan dinaikkan tarif impornya. Kementerian Perdagangan China mengatakan, tarif itu dirancang untuk mengenakan tarif produk AS hingga USD 50 miliar setiap tahun.

Pengenaan tarif hingga 25 persen atas impor barang AS itu termasuk kedelai, mobil, dan wiski. Namun, kapan pengenaan tarif itu diberlakukan belum diumumkan.

Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran global terhadap perang dagang antara AS dan China. Di mana, Presiden Donald Trump mengusulkan sejumlah sektor yang produk kena tarif antara lain robot, teknologi informasi, komunikasi dan penerbangan.

Advertisement

Pertikaian perdagangan antara AS dan China ini mengguncang investor dan memicu kekhawatiran pasar kalau perselisihan itu dapat memicu perang dagang lebih besar. Potensi perang dagang tersebut pun dinilai menjadi perhatian pelaku pasar.

"Saya pikir itu pertarungan di sektor perdagangan. Saya pikir kecemasan pasar mencerminkan hal itu dapat meningkat menjadi perang dagang," ujar Kepala Riset Goldmand Sachs, Peter Oppenheimer seperti dikutip dari laman CNBC, Kamis (5/4).

Pengumuman China tersebut mendorong bursa saham Eropa melanjutkan tekanan. Sedangkan bursa saham AS cenderung menguat di tengah kekhawatiran perang dagang.

Advertisement

Di pasar uang, Yuan China juga melemah terhadap Dolar AS (USD) dalam dua minggu. Mata uang China turun 0,4 persen terhadap USD.

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) pada Selasa (3/4) waktu setempat menerbitkan usulan daftar barang-barang China yang dikenakan tarif tambahan 25 persen. Ini dilakukan di tengah penentangan kuat dari China dan kelompok bisnis AS.

Daftar yang diusulkan mencakup sekitar 1.300 produk yang diimpor dari China, termasuk industri-industri seperti kedirgantaraan, teknologi informasi dan komunikasi, robotika, dan mesin. Kantor USTR mencatat bahwa tarif ini bernilai sekitar USD 50 miliar dari nilai perdagangan tahunan.

Reporter: Agustina Melani

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Makin memanas, AS rilis daftar produk China dikenakan tarif tambahan 25 persen
Ekonomi RI masih stabil meski ada kekhawatiran perang dagang AS-China
Industri AS terancam rugi akibat sengketa tarif impor
Perang dagang AS-China picu penurunan harga minyak dunia
Industri sawit Indonesia ketiban untung berkat perang dagang China-AS
5 Respon galak Pemerintah Jokowi atas perang dagang AS-China & prediksi dampak ke RI
Bank Dunia sebut Indonesia aman dari dampak perang dagang AS-China, ini sebabnya

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.