Perang Arab Saudi-Iran bikin harga minyak dunia naik
Harga minyak global berakhir beragam pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Kekhawatiran regional di Timur Tengah termasuk perang di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan Iran, telah mendorong kenaikan harga minyak mentah.
Harga minyak global berakhir beragam pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Kekhawatiran regional di Timur Tengah termasuk perang di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan Iran, telah mendorong kenaikan harga minyak mentah.
Para analis mengatakan investor percaya bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah akan mengganggu produksi minyak di kawasan tersebut, sehingga mengimbangi kenaikan produksi minyak AS.
Jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS meningkat sebanyak sembilan rig menjadi total 738 rig minggu ini, kata perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada Jumat (10/11).
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik tipis 0,02 dolar AS menjadi menetap di 56,76 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari, turun 0,36 dolar AS menjadi ditutup pada 63,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Banyak PNS pensiun, pemerintah kembali buka pendaftaran CPNS tahun depan
Nilai tukar Rupiah kembali perkasa di level Rp 13.550 per USD
Sepakati SKB, pemerintah berharap BP Batam genjot daya saing kawasan Batam
Pemerintah siapkan insentif agar mobil listrik murah, target selesai akhir 2017
PT Garam bangun dua pabrik di Gresik dan Sumenep dengan total biaya Rp 77 miliar