LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Peran Sektor Properti dalam Pemulihan Ekonomi yang Terdampak Pandemi

Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Ikang Fawzi mengatakan, di tengah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sektor properti berperan dalam pemulihan ekonomi nasional.

2021-07-23 14:20:00
Perumahan
Advertisement

Pandemi Covid-19 sudah lebih satu tahun melanda dunia, termasuk Indonesia. Semua sektor terdampak, mulai kesehatan, ekonomi, logistik dan lain sebagainya. Namun, di tengah pandemi ini, sektor properti dipercaya bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi.

Bahkan, Bank Indonesia (BI) menilai sektor properti dapat menjadi pilihan menarik bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke atas di masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Ikang Fawzi mengatakan, di tengah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sektor properti berperan dalam pemulihan ekonomi nasional. Industri properti memiliki multiplier effect terhadap 174 sektor lain dan 350 jenis industri terkait skala kecil.

Advertisement

"Oleh karena itu mari kita lakukan peranan kita dalam membantu kebijakan pemerintah menjadi dampak bisnis yang nyata dan mendorong pemulihan ekonomi," kata Ikang dikutip dari Antara, Jumat (23/7).

Menurut data REI, pada kuartal pertama tahun 2021 pertumbuhan penjualan properti mencapai 15 persen dengan penjualan senilai Rp200 triliun. Di mana ini terjadi pada periode pembebasan PPN Properti. Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pengecualian untuk mendorong pemulihan ekonomi dari sektor properti. REI memperkirakan dengan perpanjangan insentif PPN, penjualan properti akan tumbuh 20 persen hingga akhir tahun.

Guna menggenjot penjualan properti, REI bersama portal properti Rumah.com akan menyelenggarakan pameran properti virtual bertajuk Rumah.com & REI Property Expo yang akan digelar tahun ini.

Advertisement

Country Manager Rumah.com, Marine Novita mengatakan, kolaborasi ini menandai adanya evolusi dari para pengembang properti dalam hal menjangkau para pencari rumah sekaligus mendukung kampanye #TimeToBuy yang digaungkan oleh para pengembang.

"Di masa yang penuh tantangan ini, masyarakat mengubah cara mereka mengkonsumsi dan mencari informasi termasuk di bidang properti. Konsumen tertarik untuk mencari informasi tentang properti melalui online dari rumah mereka yang nyaman. Para pengembang juga mengejar perubahan perilaku yang muncul ini. Kemitraan kami dengan REI menandai adanya evolusi ini," jelas Marine.

Kolaborasi ini diharap dapat membantu para pengembang untuk mengubah cara pencari rumah menemukan segala hal yang terkait dengan penawaran rumah. Kemitraan ini datang di saat yang tepat di mana pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pembebasan PPN Properti.

"Kami percaya bahwa sebagian besar pengembang REI akan mengambil bagian dalam pameran properti ini untuk memanfaatkan momentum pembebasan pajak, dan menghadirkan proyek perumahan terbaik mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah."

Baca juga:
Pemerintah Naikkan Target Rumah Layak Huni
Dapat PMN Rp2 Triliun, BTN Target Pertumbuhan Kredit 12 Persen di 2022
Menteri Erick Ingin BTN Menjadi Bank Perumahan Terdepan, ini Strateginya
Sektor Perumahan Jadi Tumpuan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi
8 Manfaat Air Purifier untuk Kesehatan yang Menarik Diketahui, Baca Selengkapnya
Pemberian PMN Dinilai Bakal Optimalkan Program Satu Juta Rumah

Survei Pencarian Rumah

Dengan situasi pandemi yang berkepanjangan, mobilitas menjadi terbatas dan ini mempengaruhi cara masyarakat memandang tempat tinggal mereka. Berdasarkan temuan dalam Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021, setelah menghabiskan lebih banyak waktu di rumah telah membuat 33 persen responden untuk memikirkan lebih banyak tentang memiliki rumah. Sementara 26 persen responden lainnya ingin merenovasi.

Selain itu, media online seperti media sosial dan portal properti semakin dianggap penting dalam perjalanan mencari rumah. Sebanyak 66 persen responden menganggap media sosial lebih penting dari sebelumnya sebagai sumber informasi tentang properti, 47 persen responden merasakan peningkatan yang sama pentingnya dengan portal properti. Sedangkan sebanyak 22 persen responden ke tampilan properti secara virtual.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.