LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per September, saham syariah kuasai 54 persen pasar modal Indonesia

Nilai kapitalisasi saham syariah saat ini mencapai Rp 3.242,5 triliun.

2016-09-14 09:50:22
Pasar Modal
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah efek syariah saat ini mencapai 326 saham. Data per September 2016, berdasarkan Indeks Saham Syariah Indonesia, menunjukkan jumlah saham syariah sebanyak 54,4 persen dari seluruh saham di pasar modal dengan nilai kapitalisasi mencapai Rp 3.242,5 triliun.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, M Noor Rachman mengatakan nilai outstanding 47 sukuk korporasi saat ini adalah Rp 10,76 triliun atau 3,76 persen dari nilai seluruh sukuk dan obligasi korporasi. Selain itu, terdapat 114 Reksa Dana Syariah dengan total NAB mencapai Rp 10,67 triliun atau 3,28 persen dari total NAB Reksa Dana.

"Nilai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) mencapai Rp 396,9 triliun atau 14,74 persen jumlah SBSN 52 atau 33,12 persen dari total Surat Berharga Negara (SBN)," ujar dia dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (14/9).

Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya jumlah efek syariah lantaran otoritas telah menerbitkan saham PT Waskita Beton Precast Tbk sebagai efek syariah. Aturan tersebut tertuang pada keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terkait penetapan Efek Syariah yaitu Keputusan Nomor: KEP-40/D.04/2016 tentang Penetapan Saham.

"Dikeluarkannya keputusan tersebut adalah sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan kami terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk," ucapnya.

Baca juga:
Tax Amnesty lejitkan nilai transaksi harian pasar modal capai Rp 8 T
Meningkat tajam, saham Kimia Farma dan Semen Baturaja kena suspensi
Unilever angkat Vikas Gupta dan Hernie Raharja masuk jajaran direksi
S-Invest resmi diluncurkan, mudahkan masyarakat miliki reksa dana
Tarif interkoneksi turun, saham operator babak belur
OJK segera serahkan usulan perusahaan baru penampung Tax Amnesty
Jakarta banjir, bos BEI nilai perusahaan asuransi tak lantas rugi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.