Per September, Konsumsi Listrik Industri Tumbuh 11,5 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik terjaga di bulan September 2021, hal itu didukung oleh pertumbuhan tinggi kelompok konsumsi listrik industri dan kelompok bisnis yang mampu kembali tumbuh positif.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan konsumsi listrik terjaga di bulan September 2021, hal itu didukung oleh pertumbuhan tinggi kelompok konsumsi listrik industri dan kelompok bisnis yang mampu kembali tumbuh positif.
"Pertumbuhan konsumsi listrik kita lihat pada bulan September terutama pada sektor bisnis yaitu sudah kembali lagi rebound pada level growth yang positif," kata Sri Mulyani dalam APBN KITA Edisi Oktober 2021, Senin (25/10).
Dalam paparannya, konsumsi listrik bisnis tumbuh di angka 3,6 persen dan sektor industri tumbuh double digit sebesar 11,5 persen.
Memang pertumbuhan sektor bisnis lebih kecil dibanding sektor industri, sebab sektor bisnis ini yang sensitif terhadap covid-19 karena menyangkut kegiatan kegiatan perdagangan. Sedangkan untuk sektor industri yang relatif tetap pertumbuhannya.
Namun, untuk sektor rumah tangga di sisi lain juga mengalami sedikit penurunan tapi tetap bertahan di zona positif, yaitu dengan pertumbuhan 3,9 persen. "Jadi kalau dilihat leading konsumsi listrik ini kita melihat terutama sektor bisnis yaitu sektor jasa perdagangan yang menunjukkan adanya pemulihan atau rebound sesudah mengalami dampak negatif dari delta," ujarnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Krisis Energi, Singapura Terancam Gelap Gulita Tanpa Listrik
Usai PON XX Papua, PLN Siap Suplai Listrik di World Superbike
Wapres Sebut Instalasi Listrik di Kabupaten TTS untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem
Proyek Kelistrikan di Pasuruan Rampung, PLN Klaim Bisa Hemat Rp78 M
Listrik di 3 Wilayah Terdampak Kebakaran Gardu Kebon Jeruk Masih Padam
70 Persen Listrik di Wilayah Terdampak Kebakaran Gardu Kebon Jeruk Kembali Normal