LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per 26 November 2018, Penerimaan Bea Cukai Capai Rp 160,85 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat penerimaan bea cukai hingga per 26 November 2018 sebesar Rp 160,85 triliun. Angka ini setara dengan 82,87 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang dipatok sebesar Rp 194,10 triliun.

2018-11-27 12:18:28
Bea Cukai
Advertisement

Kementerian Keuangan mencatat penerimaan bea cukai hingga per 26 November 2018 sebesar Rp 160,85 triliun. Angka ini setara dengan 82,87 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang dipatok sebesar Rp 194,10 triliun.

"Capaian Rp 160,85 ini presentasenya 82,87 persen. Secara umum seperti itu. Melihat tren seperti ini kami yakin penerimaan sektor pabeanan dan cukai diharapkan bisa capai target," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi di Kantornya, Jakarta, Selasa (27/11).

Heru merincikan dari penerimaan tersebut, untuk bea masuk tercatat sebesar Rp 34,88 triliun. Menurutnya angka ini naik sebesar Rp 4,28 triliun dari periode sebelumnya atau setara dengan 97,7 persen dari target yakni senilai Rp 35,7 triliun.

Advertisement

Kemudian untuk penerimaan cukai sendiri, dikatakan Heru, telah mencapai Rp 119,9 triliun dari target sebesar Rp 155,4 triliun. Angka ini setara dengan 77,16 persen atau naik dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 14,6 triliun.

"Di break down cukai ini. Hasil tembakau Rp 114,46 dari target Rp 148,23. Ini naik dari tahun kemarin 13,69 persen. Kemudian minuman keras dari target Rp 6,5 triliun, kita udah dapat Rp 5,27 triliun naik dari tahun kemarin Rp 710 miliar," jelasnya.

Di samping itu, kata Heru untuk bea keluar sendiri juga telah melebihi dua kali lipat dari target yakni mencapai 202 persen. "Target Rp 3 triliun kita dapat Rp 6,07 triliun. atau naik dari tahun kemarin Rp 2,7 triliun," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Wamenkeu: Kontribusi PNBP 25,4 Persen Dari Penerimaan Negara
Per Oktober 2018, Rupiah dan Harga Minyak Meleset Dari Target APBN
Pembayaran Subsidi Energi Tembus Rp 160,4 triliun di Oktober
Oktober 2018, Defisit APBN Capai Rp 237 Triliun
Strategi Pemerintah Optimalkan Pembiayaan Infrastruktur
Pemerintah Klaim Terus Jaga Besaran Utang di APBN Tetap Sehat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.