LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per 1 Oktober, Bulog Telah Salurkan 146.000 Ton Beras Bansos

Perum Bulog terus memaksimalkan penyaluran Program Bansos Beras kepada keluarga penerima manfaat-program keluarga harapan (KPM-PKH) untuk alokasi Agustus-Oktober 2020 di berbagai provinsi Indonesia. Per 1 Oktober 2020, realisasi penyaluran Bansos Beras di seluruh wilayah mencapai lebih dari 146.000 ton.

2020-10-02 19:48:12
bulog
Advertisement

Perum Bulog terus memaksimalkan penyaluran Program Bansos Beras kepada keluarga penerima manfaat-program keluarga harapan (KPM-PKH) untuk alokasi Agustus-Oktober 2020 di berbagai provinsi Indonesia. Per 1 Oktober 2020, realisasi penyaluran Bansos Beras di seluruh wilayah mencapai lebih dari 146.000 ton.

"Atau tepatnya 146.968.329 kg, yang telah kami salurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat di seluruh wilayah Indonesia," ujar Sekretaris Bulog, Awaludin Iqbal, di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Awaludin, keberhasilan itu tidak terlepas dari kerja Tim Monitoring dan Evaluasi di seluruh wilayah kerja Perum Bulog yang terus menerus memantau secara langsung kegiatan penyaluran Bansos Beras. Sekaligus meminimalisir pelanggaran yang timbul.

Advertisement

Untuk rata-rata realisasi harian, Bulog mampu menyalurkan puluhan ribu ton beras kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia dengan menganut quality control management yang sudah ditetapkan dari gudang hingga ke transporter (DNR Logistic dan BGR Logistic). "Seluruh proses dilakukan dengan professional dan sesuai dengan ketentuan," terangnya.

Gandeng Kejaksaan Usut Temuan Beras Plastik

Awaludin menambahkan, Tim monitoring dan evaluasi juga terus berkerjasama dengan Kejaksaan Negeri untuk mengusut laporan masyarakat terkait temuan campuran biji plastik dalam Bansos Beras. "Dapat kami pastikan beras tersebut bukan berasal dari Bulog," imbuhnya

Advertisement

Sebab, sambung Awaludin, program Bansos Beras ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di seluruh Indonesia. "Agar kebutuhan pangan beras bagi warga terkena dampak Covid-19 bisa terpenuhi dan tetap terjaga kesehatannya," tutupnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.