LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penurunan Suku Bunga BI Sinyal Positif Bagi Dunia Usaha

Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto menyambut positif penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Menurutnya, pemangkasan suku bunga BI pada dasarnya harus disiasati dengan baik oleh para pelaku pasar.

2019-08-26 12:24:48
Astra International
Advertisement

Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto menyambut positif penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Menurutnya, pemangkasan suku bunga BI pada dasarnya harus disiasati dengan baik oleh para pelaku pasar.

"Untuk outlook 2020 saya selalu katakan kami optimis, karena BI sudah turunkan repo rate, ini kan sinyal harus disiasati dengan baik," tuturnya di Jakarta, Senin (26/8).

Menurutnya, dampak penurunan suku bunga acuan BI memang tidak bisa dirasakan dalam jangka pendek, tetapi hal ini dapat dilihat pengaruhnya di semester II-2019. "Memang tak langsung berdampak karena setengah tahun ini bisa dilihat 4 roda masih mengalami kesulitan, tapi setengah tahun kedepan kita masih tunggu," ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Prijono menyatakan siap untuk berkontribusi dan membangun bisnis infrastruktur di tahun-tahun mendatang. Ada beberapa infrastruktur yang dibangun perseroan yang akan beroperasi dalam waktu dekat.

Dia menjelaskan, Astra International sudah membangun 6 jalan tol yang sudah diakuisisi oleh perseroan. Selain itu, ruas jalan tol sepanjang 350 kilometer (km) yang dibangun juga akan beroperasi akhir tahun ini.

"Kami juga memiliki PLTU dengan kapasitas 2x1000 megawatt yang akan beroperasi tahun 2021," imbuhnya.

Advertisement

Menurutnya, alokasi pembangunan infrastruktur pada dasarnya tidak bisa diambil seluruhnya dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sebab itu, sebagai pihak swasta, Astra Group siap untuk masuk berkontribusi.

"Tidak mungkin semua dari APBN dan APBD. Kami juga salah satunya bisa berkontribusi. Kami tertarik untuk masuk ke infrastruktur karena kami butuh investasi lebih giat lagi karena tidak bisa semua di handle oleh Pemerintah," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menang Tender Mobil Menteri, Astra: Kami Selalu Ikuti Aturan dan Proses
Mau Beli Avanza atau Innova? Ini Paket Bunga 0 Persen dari ACC dan TAF di GIIAS
GO-Fleet, Layanan untuk Jadi Mitra GO-Car Tapi Tak Miliki Mobil
Astra dan Gojek Luncurkan Gofleet
MMC Rumuskan Kolaborasi Bisnis dengan Go-Jek, sambil Timbang 'Faktor' Astra Group
FIFGROUP Resmikan Reading Corner Ketiga di Yogyakarta

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.