Penurunan penjualan motor dan mobil di Indonesia belum akan membaik
Astra melihat penjualan motor belum akan meningkat karena masyarakat lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan pokok.
PT Astra Internasional Tbk masih belum yakin penjualan kendaraan roda dua dan empat akan membaik pada sisa tahun berjalan 2016. Ini mengingat masih melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik.
Investor Relation Astra International, Ira Ardianti, mengatakan penjualan kendaraan baik roda dua maupun empat cenderung datar dalam lima bulan terakhir. Menurut Ira, penjualan motor diperkirakan masih belum akan meningkat karena masyarakat lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu.
"Motor turun terutama di daerah terkait komoditas. Tahun ini orang punya uang digunakan ke basic food, health care," ujar Ira di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (14/6).
Sepanjang triwulan I 2016, Astra mencatat penurunan penjualan mobil menjadi 127.000 unit dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 137.000 unit. Sedangkan, pada April dan Mei 2016, Astra menjual mobil sebanyak 31.000 dan 33.000 unit.
Sementara itu, penjualan produk sepeda motor Astra juga turun pada triwulan I 2016 menjadi 1,1 juta unit. Sedangkan, pada April dan Mei 2016, penjualan motor masing-masing 348.000 dan 338.000 unit.
Ira sendiri juga belum bisa memperkirakan kondisi pasar otomotif ke depan, namun dia berharap kondisi ekonomi akan membaik sehingga penjualan kendaraan juga akan meningkat. "Ke depan seperti apa masih tanda tanya, mudah-mudahan ekonomi membaik sehingga tutup tahun yang penjualan flat bisa naik," ujar Ira.
Baca juga:
Wajah baru mobil tanpa sopir Acura RLX Sport Hybrid SH-AWD
Jadi anggota TPP, Thailand bisa ambil pasar ekspor otomotif RI
Gabung TPP, daya saing industri otomotif RI dinilai lemah
Kia Siloam Soekarno Hatta Bandung Raih Penghargaan Platinum Dealer
Pemenang Ultimate Adrenaline bertualang bareng brand ambassador Rush
Suzuki donasikan unit dan mesin untuk SMK di wilayah Sumatera
Beda standar emisi, mobil mewah impor bisa berasap di Indonesia