Penjualan tiket Lion Air turun tipis sejak kecelakaan pesawat PK-LQP
Namun demikian, penurunan penjualan tiket tidak disebabkan oleh jatuhnya pesawat PK-LQP. Hal ini lebih disebabkan, karena saat ini industri penerbangan sedang berada dalam periode low season.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo), Rudiana menyebut bahwa insiden jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP tidak berdampak signifikan kepada penjualan tiket Lion Air. Penjualan tiket tercatat hanya turun sekitar 5 sampai 6 persen.
"Kecil (penurunan penjualan tiket) 5 persen sampai 6 persen," kata dia saat ditemui, di Jakarta, Rabu, (7/11).
Namun demikian, penurunan penjualan tiket tidak disebabkan oleh jatuhnya pesawat PK-LQP. Hal ini lebih disebabkan, karena saat ini industri penerbangan sedang berada dalam periode low season.
"Ada sedikit, tapi kita nggak bilang karena ini (kecelakaan pesawat PK-LQP). Karena ini lagi low season," tandas Rudiana.
Selain itu, pangsa pasar dan banyaknya rute yang dilayani Lion Air membuat penurunan penjualan tiket tidak besar.
"Siapa penerbangan yang paling banyak frekuensinya. Domestik. Dia (Lion Air) kan? 6 penerbangan sehari, 7 penerbangan dia kan? Kalau Anda tanya berapa penurunannya kecil sekali," tandasnya.
Di lain hal, Rusdiana meminta pemerintah untuk memberi perlindungan pada agen perjalanan, khususnya yang bergerak di penjualan tiket pesawat terbang.
"Jadi gini Undang-Undang undang atau kayak Permen melindungi semuanya, pelaku usaha airline, konsumen. Yang kita minta semua stakeholder (termasuk) agen. Perlindungan pada agen bagaimana," kata dia.
Berdasarkan pengalaman, cukup banyak agen tiket penerbangan yang merugi setelah sebuah maskapai penerbangan dinyatakan pailit.
Menurut Rudiana, kerugian yang diderita agen setelah maskapai dinyatakan bangkrut berupa tidak ada pengembalian uang deposit yang sudah diserahkan pada pihak maskapai.
"Dia (maskapai) kan minta deposit. You mau jadi agen saya, taruh Rp 10 juta, Rp 50 juta taruh semua. Berapa miliar saya dapat. Kamu ambil tiket cuma laku satu Jakarta - Padang, Rp 800.000 uang anda (yang didepositkan ke maskapai) kan Rp 10 juta. Besoknya dia bangkrut sisanya kemana?"
Perlindungan berupa kepastian pengembalian uang deposit tersebut harus dilakukan. Agar pelaku usaha penjualan tiket pesawat mendapatkan kepastian usaha ketika sebuah maskapai penerbangan bangkrut.
"Dia harus kembalikan dulu uangnya. Baru dipailitkan. Perlindungan ini yang nggak ada. Sempati, Adam Air, Mandala, semua nggak ada yang kembali, zero. Belum ada ini yang kita bilang tidak adil," tegas dia.
Baca juga:
Kemenhub disarankan tak tutup Lion Air atas insiden jatuhnya pesawat PK-LQP
Polri akui kesulitan identifikasi korban Lion Air dari rekam medis gigi
Pertamina salurkan 6,6 KL Pertamax untuk pencarian pesawat Lion Air JT 610
Operasi pencarian diperpanjang, Basarnas kerahkan 200 anggota cari korban Lion Air
Langkah Kemenhub putuskan sanksi Lion Air setelah investigasi menuai dukungan
Ketua BPK beri kenaikan golongan bagi pegawai yang jadi korban Lion Air