LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penjual Terompet Merugi Karena Sepi Pembeli

Kondisi sepi pembeli tersebut kemungkinan imbas kemunculan isu mengenai terompet buatan rumahan terdapat kuman yang telah beredar di berbagai media cetak, elektronik, dan media sosial beberapa hari terakhir ini.

2019-01-01 10:15:14
Tahun Baru
Advertisement

Sejumlah penjual terompet di Cianjur, Jawa Barat mengaku mengalami kerugian karena sepi pembeli saat malam pergantian tahun kali ini.

Ayi (50), seorang penjual terompet saat ditemui di pusat Kota Cianjur, Senin malam, mengatakan, kondisi sepi pembeli tersebut kemungkinan imbas kemunculan isu mengenai terompet buatan rumahan terdapat kuman yang telah beredar di berbagai media cetak, elektronik, dan media sosial beberapa hari terakhir ini.

Ditambah lagi, lanjutnya, warga yang merayakan malam pergantian tahun tidak seramai dulu.

Advertisement

"Tahun sekarang sepi, sama seperti tahun 2017 juga sepi. Dari pagi sampai malam menjelang, saya baru bisa menjual lima buah terompet. Sudah beberapa tahun terakhir jualan terompet pada malam pergantian tahun, sudah tidak menjanjikan," katanya seperti ditulis Antara.

Dia menjelaskan meskipun harga jual terompet tidak mahal, namun peminat semakin menurun. "Kami jamin terompet yang kami jual aman dari virus atau penyakit menular, karena terbuat dari bambu yang tumbuh di alam dan bukan buatan pabrik. Semua bahan yang digunakan dari bambu dan kertas," katanya.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku tidak terpengaruh isu kuman tersebut. Beberapa orang terlihat memborong terompet yang dijajakan di pinggir jalan.

Advertisement

Dedi (31), warga Kelurahan Pamoyanan, Cianjur, mengatakan tidak tahu peredaran isu terompet berbahaya dan ditemukan beberapa penyakit menular.

"Waspada perlu, tapi saya menilai terompet yang dijajakan pada malam tahun baru di Cianjur itu, buatan tangan dan selama ini, saya tidak pernah mendengar ada korban yang terjangkit penyakit berbahaya setelah meniup terompet. Jadi pintar kita menyikapi isu atau berita hoaks," katanya.

Baca juga:
Puncak Arus Balik Penumpang Pesawat Diperkirakan Terjadi Besok
Sarungan, Jokowi Habiskan Malam Tahun Baru Makan Bersama Paspampres di Bogor
327 Ton Sampah Dikumpulkan Dinas Kebersihan DKI Usai Malam Tahun
Pemandangan Ibu Kota Usai Malam Pergantian Tahun
Saat Pergantian Tahun, 60.000 Kendaraan Tercatat Padati Kawasan Puncak

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.