LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penjelasan Dubes AS soal tudingan kecurangan dagang Indonesia

Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Brian McFeeters menjelaskan bahwa perintah Presiden Donald Trump dimaksudkan untuk membuka hambatan perdagangan produk-produk AS, termasuk dengan Indonesia

2017-04-05 13:24:22
Donald Trump
Advertisement

Kementerian Dalam Negeri AS belum lama ini mengeluarkan daftar 16 ekonomi yang dirasa memiliki hubungan perdagangan tidak seimbang dengan Negeri Paman Sam tersebut. Indonesia berada di nomor urut 15 dengan surplus perdagangan sebesar USD 13 miliar terhadap Amerika Serikat.

Atas dasar ini, Presiden AS, Donald Trump memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan. Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Brian McFeeters menjelaskan bahwa perintah Presiden Donald Trump dimaksudkan untuk membuka hambatan perdagangan produk-produk AS, termasuk dengan Indonesia.

Menurut McFeeters, langkah yang ditempuh Trump dengan mengeluarkan perintah eksekutif tersebut merupakan bagian kebijakan ekonomi pemerintah AS yang ingin memaksimalkan potensi perdagangan dan mengurangi hambatan-hambatan yang mempersulit ekspor produk AS ke luar negeri.

Advertisement

"Perintah tersebut sebenarnya fokus kepada hambatan-hambatan yang mempersulit masuknya produk AS ke beberapa pasar, dan bagaimana kami harus mencari solusi untuk itu," ujarnya saat mengunjungi pameran "Food and Hotel Indonesia" di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/4).

Brian juga memastikan bahwa kebijakan Trump tersebut tidak akan membawa dampak negatif bagi perdagangan kedua negara, dan tidak akan ada hukuman yang diberikan kepada Indonesia setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.

Dia pun menjelaskan bahwa defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai USD 13 miliar bukan hanya disebabkan ketatnya regulasi Indonesia terhadap barang-barang impor, namun dapat terjadi secara alami.

Advertisement

"Ada banyak hal yang menyebabkan defisit perdagangan. Regulasi adalah salah satu faktor yang ingin kami kaji, tetapi pada dasarnya defisit dapat terjadi secara alami karena suatu negara membutuhkan barang-barang yang dapat disuplai negara lain," tutur Brian McFeeters seperti ditulis Antara.

Dalam daftar tersebut, perdagangan AS defisit paling besar terhadap China sebesar USD 347 miliar diikuti berturut-turut Jepang, Jerman, Meksiko, Irlandia, Vietnam, Italia, Korea Selatan, Malaysia, India, Thailand, Prancis, Swiss, dan Taiwan.

Indonesia pun berada pada urutan 15 diikuti Kanada dengan surplus perdagangan sebesar USD 11 miliar.

Menanggapi kebijakan tersebut, Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita melakukan inventarisasi komoditas ekspor Indonesia ke AS yang dinilai mengakibatkan nilai perdagangan AS menjadi defisit, namun di sisi lain Indonesia mengalami surplus.

"Itu kan baru statement. Kita ikuti apa langkah berikutnya. Kami sedang menginventarisasi komoditas yang diekspor ke Amerika. Apa saja yang berpotensi, kami buat daftarnya," kata Menteri Enggar.

Mendag pun telah meminta perwakilan Kementerian Perdagangan yang ada di Washington DC untuk memantau dan mengikuti perkembangan atas pernyataan Presiden Trump yang menilai Indonesia sebagai salah satu negara yang curang dalam hubungan perdagangan.

Baca juga:
Donald Trump tuding RI curang dalam berdagang, ini pembelaan BI
Indonesia masuk daftar negara yang disebut Trump curang
Donald Trump sebut Indonesia negara curang, ini respons Wapres JK
Trump sumbangkan gaji tiga bulan pertama ke Taman Nasional
Trump sebut AS bakal lawan Korut meski tanpa bantuan China

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.