Penjelasan BKPM soal penurunan realisasi investasi asing terendah sejak 2013
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Wisnu Wijaya Soedibjo menjelaskan pertumbuhan semua investasi saat ini memang sedang berada dalam tren menurun. Meski demikian, nominal investasi terus mengalami kenaikan.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, penurunan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di kuartal II-2018 hingga 12,9 persen, merupakan yang pertama terjadi dalam 5 tahun terakhir.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Wisnu Wijaya Soedibjo menjelaskan pertumbuhan semua investasi saat ini memang sedang berada dalam tren menurun. Meski demikian, nominal investasi terus mengalami kenaikan.
"Tapi sebetulnya menurunnya adalah dalam hal peningkatannya alias perlambatan, jadi bukan menurun dalam artian angka nominal tapi menurun dalam presentase. Tapi secara nominal masih naik," kata dia saat ditemui di kantornya, Selasa (25/9).
Dia berharap realisasi investasi pada kuartal selanjutnya bisa jauh lebih baik lagi. "Ya kita harapkan kuartal-III ini paling tidak bisa mencapai cukup sama. Kita gak mau berandai-andai, tapi kita akan coba semaksimal mungkin untuk mencapai sesuai dengan target," tutupnya.
Sebelumnya, BKPM mencatat, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal II-2018 mencapai Rp 176,3 triliun, angka ini turun 4,9 persen dibandingkan kuartal I-2018 sebesar Rp 185,3 triliun.
Baca juga:
Ini perhitungan keuntungan investasi di Bandara Komodo versi Kemenhub
BKPM ungkap sektor ekonomi digital RI tengah banyak diburu investor
BKPM belum mau tanggapi rencana investasi Rp 14 T Amazon
BKPM kumpulkan ratusan investor, tawarkan investasi Bandara Komodo
Pemerintah cari dana kembangkan Bandara Komodo