LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha: Walau Berat, Kami Dukung Penerapan Kerja dari Rumah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar tidak ada kegiatan perkantoran di Ibukota selama 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum DPP APPSI Sarman Simanjorang menyatakan sikap untuk mendukung seruan tersebut, meski menurutnya cukup berat.

2020-03-22 09:41:37
Virus Corona
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar tidak ada kegiatan perkantoran di Ibukota selama 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sarman Simanjorang menyatakan sikap untuk mendukung seruan tersebut, meski menurutnya cukup berat.

"Walaupun memang berat, dunia usaha tetap mendukung seruan Gubernur untuk menerapkan work from home (wfh) dalam rangka peran serta dunia usaha dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona," ujarnya kepada reporter Liputan6.com, ditulis Minggu (21/3).

Dalam keterangannya, Sarman membeberkan bahwa sejak tanggal 16 Maret, dunia usaha telah melakukan work from home. Sekitar 50-60 persen staff dan karyawan sudah bekerja dari rumah. Sementara yang masuk hanya bagian-bagian yang melakukan pelayanan langsung kepada pelanggan.

Advertisement

Selain itu, dengan adanya seruan yang baru dari Gubernur tentu dunia usaha akan lebih menambah lagi jumlah karyawan/staff yang bekerja dari rumah, bisa mencapai 80 persen bahkan jika memungkinkan bisa mencapai 90 hingga 100 persen, sesuai urgensi masing-masing perusahaan.

"Yang jelas, bahwa kita mendukung penuh program pemerintah, bagaimana agar wabah virus corona ini segera berakhir sehingga aktivitas bisnis dan perekonomian kita dapat normal kembali," tegas Sarman.

Menurutnya, dengan mengurangi aktivitas kantor selama 14 hari tentu produktivitas usaha tidak maksimal. Meski demikian, dia mengatakan keselamatan masyarakat, staff dan karyawan kita di atas segala galanya. Sarman berharap semoga badai ini cepat berlalu.

Advertisement

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Antisipasi Corona, Wali Kota Malang Ancam Cabut Izin Kafe yang Nekat Buka
Meski sudah Pakai Metode Akurat, Ridwan Kamil Tetap Ajukan Alat Rapid Test Corona
Bawa 9 Ton Peralatan Medis, Hercules TNI AU Dijadwalkan Transit di Hainan China
14 Warga Kalbar di Perbatasan Indonesia-Malaysia Berstatus ODP Corona
Berstatus ODP Corona, Seorang Pekerja Tambang Batu Bara Dirawat di RSUD Banda Aceh
Sejumlah Jalan dan Fasilitas Umum di Jakarta akan Disemprot Disinfektan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.