LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha Pilih Cari Dana di Pasar Modal Dibanding Bank di 2019, Ini Alasannya

Hal ini, sebagai antisipasi terhadap proyeksi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang berdampak pada suku bunga kredit perbankan yang diperkirakan akan naik di 2019. Meskipun demikian, pengusaha masih optimistis menatap ekonomi 2019. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, diprediksi mulai berdampak.

2018-12-15 13:30:00
Pasar Modal
Advertisement

Direktur Keuangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), M. Yana Aditya, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempertimbangkan alternatif sumber pendanaan usaha selain perbankan seperti dari pasar modal. Hal ini, sebagai antisipasi terhadap proyeksi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang berdampak pada suku bunga kredit perbankan yang diperkirakan akan naik di 2019.

"Di semester II/2018 masuk kuartal IV, BI mulai naikkan suku bunga. Bagi kami di pasar cukup ketat. Karena pembangunan bisnis kami butuh biaya. Maka kita harus itung uang kira-kira instrumen apa yang pas," kata dia, dalam diskusi, di Atjeh Connection Sarinah, Jakarta, Sabtu (15/12).

Menurutnya, salah satu instrumen pendanaan yang dapat digunakan adalah pasar modal, melalui penerbitan surat utang alias obligasi. "Dengan bunga naik kami menghitung ulang kira-kira instrumen apa yang pas. Apakah masih menggunakan pinjaman perbankan atau kita ke pasar modal untuk menerbitkan obligasi," lanjut dia.

Advertisement

Meskipun demikian, pengusaha masih optimistis menatap ekonomi 2019. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, diprediksi mulai memberi dampak pada ekonomi di 2019.

Namun situasi ekonomi global seperti perang dagang Amerika Serikat (AS)-China yang masih berpotensi berlanjut, tentu mengharuskan sektor bisnis untuk berhati-hati. "Kami sebagai pelaku melihat bahwa ini sebagai rasa optimistis dengan adanya pembangunan. 2019 kita optimistis tapi tetap hati-hati," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, pasar modal Indonesia mencatatkan kinerja yang baik meski dihempas oleh sentimen ketidakpastian global. Inarno menjelaskan, kepercayaan investor pun bertambah di pasar modal.

Advertisement

Baca juga:
Resmi IPO, Saham Urban Propertindo dan Satria Mega Kencana Menguat
Citibank Beri Pinjaman USD 12 Juta ke Pelita Samudera Shipping
Surya Citra Media Bagikan Dividen Interim Rp 20 per Saham
Hingga September 2018, Penjualan Ancora Indonesia Naik 37 persen
Sri Mulyani Sebut Gencatan Perang Dagang AS-China Bisa Tenangkan Pasar
Di Depan Jokowi, Bos BEI Sebut Pasar Modal RI Masih Positif
Mandiri Tunas Finance Targetkan Rp 1 Triliun Lewat Penawaran Obligasi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.